Forum Komunikasi Orang Bugis Sulawesi Tengah Resmi Terbentuk

Ketua Umum FKOB Ardiansyah melantik para pengurus DPW FKOB Sulteng di Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (2/7/2021). (Foto: Basri Marzuki)

SIGI, beritapalu | Forum Komunikasi Orang Bugis (FKOB) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) resmi terbentuk ditandai dengan pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Sulteng di sebuah restoran di Kabupaten Sigi, Jumat (2/7/2021).

Pelantikan itu dilakukan Ketua Umum Dewan Pimpinan PP FKOB Pusat DR Ardiansyah SH MH yang secara khusus datang bersama sejumlah pengurus dewan pusat lainnya. Dengan pelantikan itu, maka FKOB kini telah memiliki dua DPW setelah Kalimantan Barat.

Pengurus DPW FKOB Sulteng periode 2021-2024 yang dilantik itu adalah Ketua yang diamanahkan kepada Andi Parenrengi ST, Sekretaris Herman Latabe SH, Bendahara Eliyani SE dan dilengkapi dengan wakil ketua, wakil sekretaris, sejumlah bidang-bidang dan tiga organisasi sayap, yakni Sayap Perempuan Bugis, Sayap Pelajar dan Mahasiswa serta Sayap Laskar..

Ketua Umum DPP FKOB Pusat Dr Ardiansyah SH MH usai pelantikan itu mengatakan, organisasi yang bermarkas di Kota Pontianak, Kalimantan Barat itu sepenuhnya bergerak di bidang adat dan budaya, mempersatukan orang-orang bugis yang tersebar di seluruh nusantara.

Ketua Umum DPP FKOB Ardiansyah menyerahkan bendera FKOB kepada Ketua DPW FKOB Sulteng Andi Parenrengi usai pelantikan di Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (2/7/2021). (Foto: Basri Marzuki)

“Tujuannya adalah melestarikan nilai-nilai adat istiadat orang bugis, memberdayakan ekonomi, dan mengambil peran yang lebih besar bagi pembangunan nasional,” sebutnya.

Ia mengatakan, FKOB tidak ada urusannya dengan politik praktis, meskipun orang-orang yang ada di dalamnya banyak orang politik, majemuk dan bahkan multi partai.

“Tapi intinya, semua orang yang ada di dalamnya adalah orang bugis uang berkomitmen untuk melestarikan nilai-nilai budaya,” imbuhnya.

Ardiansyah menjelaskan, FKOB baru menginjakkan usianya yang ke empat tahun dan baru berubah menjadi pengurus pusat sejak lima bulan terakhir ini. Namun demikian, konsolidasi organisasi terus dilakukan untuk mewujudkan misi sebagai pemersatu orang-orang bugis.

“Sebenarnya ada beberapa provinsi yang akan segera kami lantik kepengurusannya, seperti Sulawesi Selatan, DKI Jakarta, Kalimantan Utara, Bali dan beberapa provinsi lagi, namun karena pandemi COVID-19 ini sehingga tertunda,” sebutnya.

Sementara itu usai dilantik, Ketua DPW FKOB Sulteng Andi Parenrengi ST menyatakan akan melakukan penataan organisasi terutama secara internal dan membangun struktur hingga ke daerah-daerah.

Ketua Umum FKOB Ardiansyah (tengah) berfoto bersama dengan para pengurus DPW FKOB Sulteng usai pelantikan di Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (2/7/2021). (Foto: Basri Marzuki)

“Kami ini kan baru dilantik. Jadi yang pertama-tama kami lakukan adalah melakukan konsolidasi oragnisasi. Kami juga akan membentuk DPD di tingkat kabupaten, dan tentu saja kami akan sowan ke para tokoh-tokoh masyarakat tentang kehadiran organisasi ini,” ujar Andi Parenrengi.

Tak itu saja, Andi Parenrengi juga akan menjalin sinergi dengan organisasi primordial lainnya seperti paguyuban, kerukunan dan forum lainnya termasuk Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulteng yang sudah lebih dahulu hadir.

“Saya kira FKOB bukan tandingan ya, tetapi mitra. Kami akan bersinergi, bagian-bagian mana dari kerja-kerja sosial itu yang belum digarap dengan baik dan butuh campur tangan. Jadi intinya adalah sinergi antar organisasi, lagi pula FKOB lebih spesifik bagi orang bugis,” sebutnya.

Andi Parenrengi mengajak segenap pengurus yang telah ditetapkan dan dilantik dapat bekerja bersama-sama untuk mewujudkan misi FKOB.

“Banyak pekerjaan yang harus dilakukan, dan tentu saja kami mengharapkan dukungan dari semua pihak,” tandasnya. (afd)

Previous article65 Pemburu Kelompok MIT Poso Diganjar Kenaikan Pangkat
Next articlePembobol Rumah di BTN Kelapa Gading Meringkuk di Rutan Maesa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here