OJK Buka Akses Keuangan Seluasnya bagi Kalangan Difabel

PALU, beritapalu | Kepala Perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra menegaskan, membuka akses keuangan seluas-luasnya kepada kalangan difabel atau penyandang disabilitas.
Hal itu dinyatakan Bonny saat menyampaikan sambutan pada Graduation of Digital Access Programme yang digelar Yayasan Berdaya Bareng di Palu, Rabu (26/2/2025).
Di hadapan Asisten Administrasi dan Umum Pemprov Sulteng, Saldy Lesnusa yang mwewakili Gubernur Sulteng, Bonny mengemukakan, kaum disabilitas punya hak yang sama dalam hal akses keuangan. Inklusi keuangan sebutnya mencakup semuanya.
Ia menyebutkan, rerata inklusi keuangan secara nasional mencapai 75 persen, sedangkan tingkat literasinya mencapai 80 persen.
Tantangannya kata Bonny adalah di Sulteng, strukturnya terbalik, tingkat inklusinya mencapai 80 persen namun tingkat literasinya 40 persen.
Relatifnya rendahnya tingkat literasi itu menurutnya adalah menjadi tanggung jawab bersama agar tidak semakin banyak masyarakat yang terjebak dalam praktik-praktik jasa keuangan yang menjerumuskan.
Aksi penipuan, terjebak pinjol dan sebagainya menurutnya tidak lepas dari rendahnya literasi tersebut. Karena itu ia mengajak semua pihak mengambil peran untuk bersama-sama mendorong literasi keuangan pada masyarakat.
Sementara itu, Graduation of Digital Access Programme yang digelar Yayasan Berdaya Bareng itu mempertemukan sejumlah komunitas dari tiga provinsi yakni NTT, NTB dan Sulawesi Tengah. Selama tiga tahun berjalan, telah melaksanakan programnya yang berfokus pada literasi digital dan keuangan berkelanjutan. (afd/*)