Operasi Patuh Tinombala 2024 di Kota Palu Dimulakan

PALU, beritapalu | Operasi Patuh Tinombala 2024 di Kota palu dimulakan hari ini (Senin, 15/7/2024) ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Mako Polresta Palu dipimpin Wakapolresta Palu, AKBP Andi Batara P dan diikuti pejabat terkait dan gabungan TNI-Polri serta Dinas Perhubungan Kota Palu.
Kapolda Sulteng dalam amanatnya yang dibacakan Wakapolresta Palu disampaikan, keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di jalan raya merupakan hal yang mutlak dirasakan oleh masyarakat selaku pengguna jalan raya.
Namun, berbagai permasalahan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sering kali terjadi disebabkan oleh kelalaian masyarakat itu sendiri. Pelanggaran dan kecelakaan ini salah satunya disebabkan oleh rendahnya tingkat kepatuhan dan kesadaran masyarakat terhadap hukum dan peraturan lalu lintas. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya.
“Untuk menjawab tantangan tugas tersebut, Polri, dalam hal ini polisi lalu lintas, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanannya dengan memodernisasi sistem teknologi informasi secara berkelanjutan dan terus mendorong inovasi pelayanan publik. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, serta membangun budaya tertib berlalu lintas,” ujar AKBP Andi Batara.
Operasi Patuh Tinombala 2024 akan dilaksanakan secara serentak selama 14 hari, mulai 15 Juli hingga 28 Juli 2024. Operasi ini melibatkan 847 personel, dengan rincian Polda Sulteng sebanyak 163 personel dan Polres jajaran sebanyak 684 personel. Operasi ini mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif, serta humanis, didukung penegakan hukum lalu lintas secara elektronik (statis dan mobile) guna meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
Tujuan utama dari Operasi Patuh Tinombala 2024 adalah untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir terjadinya pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri. Operasi ini juga bertujuan untuk membentuk opini dan citra positif tertib berlalu lintas dalam mewujudkan situasi kamseltibcarlantas di wilayah Polda Sulawesi Tengah.
Ada 10 sasaran Operasi Patuh Tinombala 2024 yang mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas” ini yang meliputi pengendara roda dua yang tidak memakai helm, mengemudi kendaraan melebihi batas kecepatan, pengendara di bawah umur, tidak menggunakan safety belt, knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, kendaraan pribadi bukan dinas yang menggunakan lampu isyarat (Strobo), pengemudi dalam keadaan mabuk atau pengaruh alkohol, penggunaan HP saat berkendara, melawan arus, serta over dimensi dan over load (Odol).
Pada pelaksanaan apel gelar pasukan, beberapa penekanan disampaikan Wakapolresta Palu, antara lain, kegiatan operasi dilaksanakan dengan tulus dan ikhlas serta jadikan tugas ini sebagai ladang amal dan ibadah, deteksi dini dan aksi terhadap seluruh potensi kerawanan terkait kamseltibcarlantas, optimalisasi patroli dan penjagaan pada lokasi rawan macet, kecelakaan, dan pelanggaran lalu lintas.
Juga penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan ETLE statis dan mobile serta blanko teguran, kegiatan edukasi kamseltibcarlantas kepada seluruh elemen masyarakat secara intens sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menghindari pungli atau KKN dan tindakan yang dapat menimbulkan komplain dari masyarakat, dan peningkatan kewaspadaan dalam pelaksanaan tugas guna mengantisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab. (afd/*)