Satgas Madago Raya Tembak Mati Satu DPO MIT Poso

Identitas Ahmad Gazali alias Ahamd Panjang (kanan atas/bingkai merah) yang ditampilkan di layar pada konferensi akhir tahun di Mapolda Sulteng, Jumat (31/12/2021). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Satgas Operasi Madago Raya menembak mati seorang anggota DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso di sebuah bendungan di Dusun Uempasa, Desa Dolago, Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (4/1/2022).

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol Didik Supranoto membenarkan tertembakmatinya seorang DPO MIT Poso itu.

“Kejadiannya sekitar pukul 10.30 Wita,” sebut Kombes Didik di ruang Humas Polda Sulteng di Palu, Selasa (4/1/2022).

Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, saat ini jenazah DPO tersebut sudah berada di Kamar Jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara di Palu sejak sore menjelang petang.

“Hasil dilakukan identifikasi, dipastikan itu adalah Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, umur 27 tahun, agama Islam, alamat Poso dan merupakan satu dari empat DPO MIT Poso,” ungkapnya.

Mantan Wadirreskrimum Polda Sulteng itu juga merinci kronologis kejadiannya.

“Sekitar pukul 06.30 Wita, personel Satgas Operasi Madago Raya melaksanakan ambush (penyergapan) dan mendengar ada suara gesekan semak atau ranting. Terlihat satu DPO atas nama Ahmad Panjang teridentifikasi jelas sehingga anggota memutuskan melakukan penindakan. Kontak senjata terjadi pukul 10.30 Wita,” terangnya.

Usai kejadian, sejumlah barang bukti diamankan antara lain baju, celana,jaket,parang, kaos kaki, terpal, hammok, sebuah bom, dan sejumlah barang bukti lainnya berjumlah 39 item. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here