Banjir Rendam Puluhan Rumah di Morowali Utara, Brimob Evakuasi
MOROWALI UTARA, beritapalu | Bencana banjir kembali melanda Desa Korompeeli, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara setelah aliran Sungai Tambalako meluap akibat curah hujan yang tinggi, Rabu (2/4/2025).
Banjir itu menyebabkan akses puluhan rumah warga terendam dan Jalan Trans Sulawesi terputus.
Menurut keterangan warga setempat, air mulai naik dan terus meningkat dengan cepat hingga mencapai dada orang dewasa. Sebanyak 28 rumah warga terdampak banjir, mengakibatkan kerugian material karena banyak barang berharga yang tidak sempat diselamatkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
“Wilayah ini memang sering terkena banjir setiap tahun, namun kali ini ketinggian air lebih parah dari biasanya,” ujar salah satu warga yang turut mengungsi ke tempat lebih aman.
Menanggapi kejadian ini, Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah mengerahkan tim dari Kompi I Batalyon C Pelopor untuk melakukan evakuasi dan membantu warga yang terdampak. Sebanyak 12 personel dipimpin Ipda Hanung Winarko tiba di lokasi dan langsung membantu mengevakuasi warga serta menyelamatkan barang-barang mereka.
“Kami langsung bergerak setelah mendapat laporan. Fokus utama kami adalah membantu warga yang terdampak, terutama dalam evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Ipda Hanung Winarko.
Banjir ini diduga merupakan dampak dari tingginya curah hujan serta air kiriman dari wilayah Kecamatan Mori Atas. Jika hujan terus berlanjut, diperkirakan debit air Sungai Tambalako akan terus meningkat dan berpotensi memperluas area terdampak banjir.
Dansat Brimob Polda Sulteng, Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre menegaskan, pihaknya akan terus bersiaga dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memberikan bantuan maksimal kepada warga.
“Situasi ini butuh respons cepat. Kami sudah mengerahkan personel untuk membantu evakuasi dan akan terus memantau perkembangan di lapangan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera mengungsi jika kondisi semakin memburuk,” ujar Dansat Brimob Polda Sulteng.
Hingga saat ini, proses evakuasi masih berlangsung dengan bantuan dari masyarakat setempat. Satbrimob Polda Sulteng terus berupaya memastikan keselamatan warga serta menyiapkan langkah-langkah antisipasi jika curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan. (afd/*)