Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama pengurus Yayasan Arkom Indonesia di ruangkerja wali kota palu, Kamis (20/3/1015). (Foto: Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid bersama pengurus Yayasan Arkom Indonesia di ruangkerja wali kota palu, Kamis (20/3/1015). (Foto: Prokopim Setda Kota Palu/Jufri)

Inisiatif “Kota Resilien” Arkom Indonesia Diapresiasi Wali Kota Palu

PALU, beritapalu | Wali Kota Palu mengapresiasi konsep “Kota Resilien” yang diusung Yayasan Arkom Indonesia. Apresiasi itu dikemukakan Wali Kota Palu saat menerima kunjungan audiensi pengurus Yayasan Arkom Indonesia di ruang kerjanya, Kamis (20/3/2025).

Wali Kota Hadianto juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif tersebut. Bahkan menegaskan komitmen Pemkot Palu mendukung program-program yang bertujuan untuk meningkatkan ketahanan kota terhadap berbagai risiko, terutama dalam konteks mitigasi bencana dan pembangunan berkelanjutan.

“Kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting dalam membangun Kota Palu yang lebih resilien. Kita ingin memastikan bahwa setiap program yang dijalankan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat dan dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menghadapi tantangan perkotaan,” ujar Wali Kota.

Direktur Yayasan Arkom Indonesia, Yuli Kusworo menyebutkan, audiensi ini adalah langkah strategis memperkuat kerja sama antara Pemkot dan Arkom Indonesia guna mewujudkan kota yang lebih tangguh, inklusif, dan berorientasi pada keberlanjutan di masa depan.

Pada kunjungan audiensi itu, Yuli memaparkan program “Mamboro Menuju Palu Kota Resilien”  yang sedang dalam tahap pemantapan.

Konsep “Kota Resilien” yang diusung Arkom Indonesia itu bertujuan untuk mendorong transformasi perkotaan menuju kota masa depan yang ekologis dan tangguh terhadap berbagai tantangan, termasuk bencana alam.

Sebelumnya, Arkom Indonesia telah terlibat dalam berbagai upaya rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana gempa, tsunami, dan likuefaksi yang melanda Kota Palu pada 2018.

“Program Mamboro Menuju Palu Kota Resilien menjadi salah satu strategi dalam membangun ketahanan perkotaan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, masyarakat, dan organisasi social,” sebut Yuli Koswara usai peretmuan tersebut.

Dalam eksempatan itu, hadir pula menyertai Kepala Pelaksana BPBD Kota Palu, Presly Tampubolon, dan sejumlah staf Arkom Indonesia Palu.

Arkom Indonesia merupakan organisasi yang berfokus pada pembangunan ekosistem masyarakat sipil lintas sektor untuk mewujudkan ekosistem perkotaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (bmz)

Berita Terkait