Dua Nelayan Terjatuh dari Perahu Saat Manicng, Satunya Ditemukan Meninggal Dunia

Advertisement
Tim SAR menyiapkan peralatan pendukung untuk oeprasi pemncarian nelayan yang jatuh dari perahu di perairan Sidoan, Tinombo, Parigi Moutong, Minggu (20/3/2022). (Foto: Humas Basarnas Palu)

PARIGI MOUTONG, beritapalu | Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu melakukan pencarian terhadap dua orang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahunya saat memancing di perairan Sidoan, Tinombo, Parigi Moutong, Minggu (20/3/2022).

Kepala Basarnas Palu Andrias Hendrik Johannes mengungkapkan, kedua nelayan tersebut berdasarkan laporan yang diterimanya berindentitas masing-masing bernama Rifki (16 tahun) dan Agus (32 tahun).

“Kejadiannya pada Sabtu (19/3/2022) sekitar pukul 20.00 Wita dan laporannya kami terima pada Minggu (20/3/2022) pukul 16.45 Wita,” kata Andrias.

Kronologinya lanjutnya, kedua korban berangkat memancing  di perairan pantai Sidoan yang jaraknya sekitar 200 meter dari pinggir pantai. Namun beberapa saat kemudian warga menemukan perahu yang ditumpangi korban sedang mengapung tanpa awak.

Keluarga korban dan personil Polsek Tinombo pun berinisiatif melakukan pencarian dan berhasil menemukan seorang korban, yakni Rifki namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Rifki ditemukan mengapuing sekitar 100 meter dari perahu. Sedangkan nelayan lainnya, yakni Agus hingga kini belum ditemukan,” beber Andrias.

Atas laporan itu lanjutnya, Tim Rescue Kantor SAR Palu berjumlah lima orang diberangkatkan  menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue car Double Cabin dan peralatan SAR pendukung pendukung lainnya. (afd/*)

Advrtisement