Setelah 20 Tahun Pembangunan, Akhirnya Miliana Graha Sabha Diresmikan

Wagub Sulteng Ma’mun AMir (tengah) bersama panitia pembangunan Miliana Graha Sabha berpose usai peresmian, Rabu (20/10/2021). (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

PALU, beritapalu | Umat Hindu khususnya yang berdiam di Palu bersuka cita, karena Miliana Graha Sabha  yang telah mulai dibangun sejak 20 tahun lalu akhirnya selesai juga dan diresmikan penggunaannya.

Suka cita itu kian bertambah karena momentum itu tepat dilaksanakan pada Pujawali atau perayaan uang tahun ke-38 Pura Agung Wana Kerta Jagatnatha yang terletak di sebelahnya.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Mamun Amir berkenan menghadiri seremoni peresmian sekaligus pujawali itu, Rabu (20/10/2021). Juga hadir anggota DPRD Sutleng Nyoman Slamet, Ketua Dosen Hindu Indonesia Agus Wijaya, tokoh umat Hindu dari Jakarta Brigjen Nyoman Astawo.

Ketua Panitia Pembangunan Miliana Graha Sabha I Wayan Suyasa mengatakan, peletakan batu pertama gedung tersebut dilakukan pada 30 Mei 1999 lalu. Selama dua tahun terakhir, panitia yang dibentuk Parisada sudah bekerja untuk finisingnya.

“Panitia bertekad apapun kendalanya dan apapun risikonya gedung ini harus jadi dan sudah dapat  dimanfaatkan,” sebut Wayan Suasa.

Biaya pembangunan gedung tersebut mencapai Rp2,5 miliar bersumber dari donatur dari seluruh indonesia dan juga dibantu oleh Pemda Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemkot Palu.

Ketua PHDI Sulawesi Tengah I Nengah Wardra menyampaikan syukurnya atas selesainya bangunan tersebut. Ia mengatakan, campur tangan Pemerintah sudah sangat besar dalam proses hingga selesainya gedung tersebut.

Tempat ini dibangun pada empat sisi yang dan akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan keagamaan, pembangunan ekonomi umat dan pembinaan keagamaan.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Mamun Amir dalam sambutanmya, memberi apresiasi atas kerja keras panitia sehingga Miliana Graha Sabha dapat diselesaikan. Ia berharap dengan selesainya bangunan tersebut umat dapat memanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan iman, menjaga kebersamaan dan toleransi umat beragama sehingga bisa terus bergandengan tangan membangun Sulawesi Tengah.

Menandai pemanfaatan Miliana Graha Sabha itu, Wagub atas nama Gubernur Sulteng membubuhkan paraf di atas prasasti dan selanjutnya meninjau kompleks Pura yang digunakan Umat Hindu dalam peribadatan. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here