energi berkeadilan

Indonesia Sustainable Energy Week 2024 (ISEW 2024) dibuka oleh (Ki-Ka) Djoko Siswanto, Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional; Lisa Tinschert, Direktur Program Energi, GIZ Indonesia/ASEAN; Thomas Graf, Deputy Head of Mission, Kedutaan Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor-Leste; Ervan Maksum, Deputi Bidang Sarana dan Prasarana, Kementerian PPN/ Bappenas; Prof. Eniya Listiani Dewi, Dirjen EBTKE, Kementerian ESDM; Hans-Ludwig Bruns, Country Director GIZ Indonesia/ASEAN; Rachmat Kaimuddin, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi; dan, Fabby Tumiwa, Direktur Eksekutif IESR. (Foto: HO-IESR)

Digelar ISEW 2024, Bahas Percepatan Transisi Energi Berkeadilan

JAKARTA, rindang.ID | Indonesia mempunyai visi Indonesia Emas 2045 sebagai salah satu negara ekonomi terbesar di dunia. Untuk menjadi negara maju, diperlukan pertumbuhan ekonomi tinggi yang berkelanjutan, serta pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) guna mencapai net zero emission pada 2060 atau lebih cepat.