Tidak Ada Tanda Ditemukan, Pencarian Warga yang Hilang di Habitat Buaya

Advertisement
Tim SAR melakukan upaya pencarian warga yang hilang saat memancing ikan gabus di Tonggolobibi, Senin (5/9/2022). (Foto: Basarnas Palu)

DONGGALA, beritapalu | Tim SAR Gabungan terpaksa menghentikan dan menutup operasi pencarian seorang warga yang hilang saat mancing ikan gabus di Desa Tonggolobibi, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Penghentian itu diputuskan setelah tujuh hari dilakukan operasi pencarian bersama warga setempat namun tidak ada tanda-tanda ditemukan. Hampir semua titik yang diperkirakan sudah disusuri sedemikian rupa, namun hasilnya tetap nihil.

Terakhir pada Senin (5/9/2022), Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap warga yang bernama Basdora alias Bas (53 tahun) itu. Hasilnya pun tetap nihil.

“Dari hasil evaluasi, pencarian korban ditutup mengingat tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Adapun kendala yang dihadapi oleh tim selama pencarian yakni area pencarian merupakan tempat habitat buaya sehingga setiap pergerakan tim selalu merasa was-was dengan keberadaan binatang buas tersebut,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Andrias Hendrik Johannes.

Aparat desa yang mewakili keluarga korban juga mengucapkan terima kasih kepada tim SAR gabungan yang telah membantu melakukan pencarian.

“Saya mewakili keluarga berterima kasih kepada tim SAR yang telah membantu melakukan pencarian, kita semua sudah berusaha melakukan pencarian selama tujuh hari ini tapi hasilnya nihil sehingga kami sudah mengikhlaskan, ucapnya kepada Tim SAR.

Diberitakan sebelumnya Basdoran alyas Bas hilang saat memancing ikan gabus di area saluran empang. Sebelum dilaporkan ke Basarnas Palu warga setempat telah melakukan pencarian dan menemukan barang-barang milik korban berupa celana, tempat makanan dan tempat ikan. (afd/*)

 

Berita terkait: Warga Dilaporkan Hilang Saat Mancing Ikan Gabus di Desa Tonggolobibi

Advrtisement