Tujuh Hari Dicari, Gafur Dinyatakan Hilang Terseret Arus

Advertisement
Tim SAR Gabungan menyampaikan penghentian operasi pencarian kepada keluarga Gafur setelah berlangsung selama tujuh hari. (Foto: Humas Basarnas Palu)

PARIGI MOUTONG, beritapalu | Gafur (68 tahun) dinyatakan hilang setelah dicari selama tujuh hari sejak Senin (3/1/2022) oleh Tim SAR Gabungan di Desa Sidoan Barat, Kabupaten Parigi Moutong tidak berhasil ditemukan.

Kepala Basarnas Palu Andreas Hendrik Johannes mengatakan, operasi pencarian telah dilakukan dengan maksimal dengan membaginya ke dalam dua regu, namun hingga hari ketujuh pencarian, Tim SAR tidak berhasil menemukannya.

“Sesuai standar operasi, upaya pencarian terpaksa dihentikan dan korban (Gafur) dinyatakan hilang,” sebutnya, Minggu (9/1/2022).

Diberitakan sebelumnya, Gafur dilaporkan hilang setelah terseret arus air akibat banjir di desa itu pada Senin (3/1/2022) lalu. Pencarian sudah dilakukan oleh warga setempat, namun tidak berhasil menemukannya yang kemudian dilaporkan ke Basarnas untuk membantu upaya pencarian.

Saat itu juga, Tim SAR terdekat yakni dari Parigi langsung dikerahkan untuk membantu pencarian, termasuk melakukan penyisiran sungai hingga muara. Namun hasilnya tetap nihil. (afd/*)

Baca juga : Banjir di Sidoan Barat Seret Seorang Warga

Advrtisement