359 Casis Dinyatakan Lulus Ikuti Pendidikan Bintara Polri
PALU, beritapalu | Sedikitnya 359 putra-putri yang diseleksi di Polres jajaran se Sulteng dinyatakan terpilih atau lulus untuk mengikuti pendidikan Bintara Polri. Pengumuman kelulusan mereka disampaikan setelah dilakukan sidang terbuka kelulusan di Palu, Rabu (19/7/2023) malam.
Sebelumnya, Karo SDM Polda Sulteng KBP Yudi Kurniawan mengatakan, hingga seleksi tahap akhir Panitia Daerah Sulteng untuk calon Bintara Polri tersisa 362 orang. Dari 362 calon Bintara Polri yang mengikuti seleksi hingga akhir yang dinyatakan lulus terpilih sebanyak 359 orang terdiri dari pria 338 orang dan wanita 21 orang.
“Sebanyak 359 orang yang dinyatakan lulus terpilih akan mengikuti pendidikan calon Bintara Polri gelombang II tahun 2023 sebanyak 283 orang dan sisanya 76 orang akan masuk pendidikan gelombang I tahun 2024,” jelas Yudi.
Gelombang II tahun 2023 pembukaan pendidikan akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2023, sementara untuk yang mengikuti pendidikan gelombang I tahun 2024 pembukaan pendidikan diperkirakan bulan Februari 2024.
Pada seleksi kali ini, peserta yang meraih ranking 1 Bintara PTU Polki yaitu I Ketut Fery Angga, casis asal Polres Morut dan ranking 1 Bintara PTU Polwan, Yuni Puji Astuti, casis asal Polres Tolitoli.
Kapolda Sulteng diwakili Wakapolda Sulteng Brigjen Pol Soeseno Noerhandoko dalam sambutannya mengatakan, sesuai Perkap Nomor 10 tahun 2016 tentang penerimaan calon anggota Polri dengan mempedomani prinsip bersih, transparan, auntabel dan humanis (BETAH).
“Jangan percaya kepada siapapun yang dapat meluluskan, yakinlah yang kalian dapatkan hari ini adalah hasil dari jerih payah sesuai kemampuan masing-masing,” tegasnya.
Soeseno menyebut, setiap calon anggota Polri dituntut memiliki kualitas yang di persyaratkan, baik menyangkut aspek mental kepribadian, intelegensia, kesehatan maupun kesamaptaan jasmani.
Wakapolda mengingatkan kepada casis agar tidak berpuas diri dan larut dalam kegembiraan. Ia meminta untuk persiapkan diri untuk mengikuti pendidikan, jangan buat pelanggaran sehingga berakibat dapat dikeluarkan dari lemdik.
“Ini tentunya merupakan kebahagiaan bagi orang tua kalian, cita-cita kalian sudah tercapai akan tetapi perjalanan kalian masih sangat panjang,” pungkasnya. (afd/*)