​ Indonesia Akhiri Kerja Sama REDD+ dengan Norwegia

Ketua Startegi Nasional Satgas REDD+ (Reduksi Emisi dari Deforestasi dan Degradasi hutan dan lahan gambut Plus), Mubariq Ahmad (kanan) menunjukkan dokumen tentang persiapan kelembagaan REDD+ di Palu, Sulawesi tengah, Kamis (21/6/2012). REDD+ menetapkan 15 provinsi di Indonesia sebagai kawasan impelementasi REDD+ karena 90 persen wilayahnya adalah hunian hutan. FOTO ANTARA/Basri Marzuki

JAKARTA, beritapalu | Pemerintah RI memutuskan untuk mengakhiri Pernyataan Kehendak (Letter of Intent/LoI) dengan Kerajaan Norwegia tentang Kerja Sama Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca dari Deforestasi dan Degradasi Hutan (Reducing Greenhouse Gas Emissions from Deforestation and, Forest Degradation/REDD+), terhitung mulai tanggal 10 September 2021.

Dikutip dari laman Kementerian Luar Negeri di https://kemlu.go.id, pengakhiran LoI REDD+ tersebut disampaikan melalui Nota Diplomatik, sesuai ketentuan Pasal XIII LoI REDD+, kepada Kedutaan Besar Kerajaan Norwegia di Jakarta.

​Keputusan Pemerintah RI tersebut diambil melalui proses konsultasi intensif dan mempertimbangkan tidak adanya kemajuan konkret dalam implementasi kewajiban pemerintah Norwegia untuk merealisasikan pembayaran Result Based Payment (RBP) atas realisasi pengurangan emisi Indonesia sebesar 11,2 juta ton CO2eq  pada tahun 2016/2017, yang telah diverifikasi oleh lembaga internasional.

Pemutusan kerjasama REDD+, tidak akan berpengaruh sama sekali terhadap komitmen Indonesia bagi pemenuhan  target pengurangan emisi.

Indonesia telah mencatatkan  kemajuan yg signifikan dalam memenuhi kewajiban Perjanjian Paris (Paris Agreement) yg telah diratifikasi pemerintah Indonesia, termasuk merealisasikan sasaran pembangunan berkelanjutan (SDGs).

Capaian Indonesia antara lain dapat dilihat dari laju deforestrasi terendah selama 20 tahun yang dicapai dalam tahun 2020, serta  penurunan signifikan luasan kebakaran hutan di Indonesia. (afd/*)

 

Previous articleMinta Alokasikan Vaksin Janssen Untuk Masyarakat Adat dan Kelompok Rentan
Next articlePangdam XIII Merdeka Optimistis Satgas Madago Raya Bisa Tangkap Sisa DPO Poso

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here