2020, Investasi di Sulteng Didominasi Modal Asing

Ilustrasi (foto: bmzIMAGES)
Christina Shandra Tobondo

PALU, beritapalu | Investasi di wilayah Sulawesi Tengah selama kurun waktu 2020 didominasi oleh modal asing (PMA), yakni mencapai Rp25,62 triliun atau 83 persen dari total investasi sebesar Rp30,88 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulawesi Tengah Christina Shandra Tobondo dalam rilisnya menyebutkan, sisanya sebesar Rp5,26 triliun atau 17 persen adalah investasi dalam negeri (PMDN).

Christina menyebutkan, capaian investasi sebesar itu berada di atas target sebesar Rp24,2 triliun yang ditetapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI sebesar Rp24,2 triliun atau capaiannya sebesar 127,6 persen.

“Capaian investasi ini dapat menyerap tenaga kerja sebanyak 10.506 orang,” kata Chistina.

Capaian itu juga menempatkan provinsi Sulawesi Tengah berada di peringkat 12 dalam realisasi investasi di Indonesia. Jika katagorinya khusus untuk PMA saja, maka Sulteng berhasil menembus 10 besar realisasi investasi PMA.

Realisasi investasi PMA di Sulteng itu dilakukan sejumlah negara, di antaranya China Tiongkok senilai Rp 10,31 triliun atau sekitar 39,55 persen, Singapura Rp7,38 triliun atau 28,8 persen, Hongkong Rp4,51 triliun atau 17,6 persen, China Taiwan Rp3,45 triliun atau 13,46 persen, dan Inggris Rp33,64 miliyar atau 0,13 persen.

Ia mengurai, realisasi investasi di Sulteng selama 2020 itu terbesar di Kabupaten Morowali, yakni senilai Rp22,65 triliun, disusul Morowali Utara senilai Rp4,26 triliun, Poso Rp3,25 triliun, Kota Palu Rp314,49 miliar, dan Banggai Rp129,64 miliar. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here