Dua dari Sembilan Tersangka Judi Online Diisolasi Karena COVID-19

Ilustrasi

PALU, beritapalu | Dua dari sembila tersangka kasus judi online yang ditangani Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sulteng terpaksa diisolassi di Rumah Sakit Bhayangkara Palu karena berdasarkan tes Swab terindikasi terinfeksi virus corona disease 2019 (COVID-19).

Kabid Humas Polda SultengKombes Pol Didik Supranoto pada keterangan persnya, Kamis (28/1/2021) menyebutkan, sembilan orang sudah dinyatakan tersangka, tujuh orang di antaranya sudah ditahan sedangkan dua orang lainnya akan ditahan setelah selesai menjalani isolasi akibat COVID-19.

Kombes Didik menguraikan, pada 16 Januari 2021 lalu tujuh orang ditangkap karena sedang melakukan judi on line di sekitar daerah Kelurahan Tondo, Palu Timur.

“Caranya yaitu dengan menerima Whatsapp dan SMS dari pengumpul, kemudian direkap menjadi satu setelah itu difoto kembali dengan menggunakan handphone dan dikirim ke pengelola praktik perjudian online yaitu saudari DS alias CI.

Mereka yang ditangkap dengan status karyawan kerja sebagai penyortir penerima Whatsapp dan SMS sebanyak delapan orang masing-masing berinisial MS, KA, BW, FB. MB, NL, SE dan S.

Kombes Didik menerangkan, untuk mengetahui nomor atau angka yang keluar sebagai pemenang maka dilakukan dengan cara membuka google di data SGP (Singapura).

“Dalam seminggu, pengelola perjudian online tersebut bisa untung Rp50 hingga 65 juta,” imbuh Kombes Didik.

Atas perbuatan tersebut, tersangka dijerat Pasal 27 ayat (2) Jo. Pasal 45 ayat (2) UU RI Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan atau Pasal 303 ayat (1) ke 3 Jo. Pasal 55, 56 KUHPidana,

Dengan ancaman 6 Tahun penjara dan denda Rp1 miliar. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here