Maknai Sumpah Pemuda, Pemuda Muhammadiyah Bagi Ratusan Paket Makan Siang

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Muh Syaltut Abdullah memberikan paket makan siang kepada salah seorang pemulung di Jalan Dewi Sartika, Palu, Rabu (28/10/2020). (Foto: Hanif)

PALU, beritapalu | Memaknai peringatan 92 tahun Sumpah Pemuda, Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah membagikan ratusan paket makan siang. Sasarannya, pemulung, pengemis, kaum dhuafa dan santri di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah Nunu, Rabu (28/10/2020).

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Muh Syaltut Abdullah mengatakan, pembagian ratusan paket makan siang itu merupakan program rutin yang dilaksanakan oleh Pemuda Muhammadiyah bertajuk Gerakan Berbagi Manfaat (GBM).

“Dulunya program ini bernama Dapur Dhuafa, lalu berubah menjadi Gerakan Berbagi Makan, kini berubah lagi menjadi Gerakan Berbagi Manfaat atau GBM,”kata Muh Syaltut yang memimpin langsung pembagian ratusan paket makan siang tersebut.

Paket yang dibagikan berupa makan siang, nasi lengkap dengan lauk pauknya. Dalam enyalurannya dibantu aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Palu dan Sulawesi Tengah kepada pemulung, pengemis atau kaum dhuafa yang ditemui di jalur-jalur yang dipilih dalam penyaluran paket.

“Kegiatan sekaligus ingin membuktikan kepada masyarakat, kalau teman-teman Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, bukan hanya tahunya demo dan teriak di jalan, tetapi juga bisa melakukan kerja-kerja kemanusiaan seperti ini,”katanya.

Kegiatan GBM kata Muh Syaltut, rutin dilaksanakan setiap bulan dan telah berjalan sejak periode kepemimpinan Pemuda Muhammadiyah masih dipegang Fery el-Shirenja. Bulan ini, kegiatan GBM dilaksanakan bertepatan dengan peringatan 92 tahun Sumpah Pemuda.

“Sumber pendanaan kegiatan ini, dari donasi warga dan simpatisan Muhammadiyah se-Sulawesi Tengah, juga kontribusi pengurus Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah,”sebutnya.

Pembagian ratusan paket makanan dimulakan dari Jalan Dewi Sartika, Jalan Juanda, Emi Saelan, Wolter Monginsidi, dan berakhir di Panti Asuhan Putra Muhammadiyah di Kelurahan Nunu, Kecamatan Tatanga. Sekaligus makan siang bersama santri di salah satu amal usaha Muhammadiyah tersebut.(afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here