Home Peristiwa Berita Utama Kini Bertemu dengan Gubernur dan Wagub Harus Tunjukkan Rapid Test Non Reaktif

Kini Bertemu dengan Gubernur dan Wagub Harus Tunjukkan Rapid Test Non Reaktif

Petugas medis menata sampel darah pada Rapid Test massal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Posko Gugus Tugas COVID-19 Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (3/6/2020). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Pandemi COVID-19 benar-benar telah mengubah kebiasaan banyak orang tak terkecuali aparat di pemerintahan di Sulteng, terutama di Kota Palu. Apalagi saat ini Kota Palu sudah masuk zona merah penyebaran COVID-19 dengan tingkat kasus positif tertinggi di Sulteng.

Atas hal itulah, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sulteng menetapkan kebijakan yang mengharuskan siapapun tamu yang ingin bertemu atau bertatap muka dengan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng harus bisa menunjukkan hasil Rapid Test non reaktif.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Sulteng, Moh Haris Kariming menyebutkan, kebijakan itu terpaksa diambil untuk melindungi bukan hanya Gubernur sebagai pribadi tetapi juga pemerintahan di tingkat provinsi.

“Ini untuk menjaga kesehatan dan keselamatan kita bersama,” ujar Haris Kariming, Jumat (2/10/2020) malam.

Menurutnya kebijakan itu berlaku untuk semua, baik itu pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD),  maupun semua pihak terkait (steakholder) dan juga masyarakat yang akan bertemu dan bertatap muka dgn Gubernur dan Wakil Gubernur.

“Hasil Rapid Test harus non reaktif dan hanya berlaku selama tiga hari,” imbuh Haris lagi.

Sementara itu, Swab Test atau tes usap yang dilakukan oleh Gubernur dan Wakil Gubernur dan sejumlah ASN di kantor Gubernur Sulteng, Jumat (2/10/2020) menujukkan hasil yang negatif. (afd/*)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version