Home Covid-19 Ketika Polisi Lalu Lintas Kampanyekan “Ayo Pakai Masker”

Ketika Polisi Lalu Lintas Kampanyekan “Ayo Pakai Masker”

Polisi memberikan masker kepada warga untuk dikenakan di depan Pasar Induk Manonda, Palu, Sulawesi tengah, Rabu (30/9/2020). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Suasana di depan Pasar Induk Manonda atau Pasar Inpres Palu pada Rabu (30/9/2020) sore mendadak berubah. Bagaimana tidak, sekelompok anggota polisi lalu lintas tiba-tiba turun dari kendaraan dan menyebar di depan pasar terbesar di Palu itu. Beberapa di antara mereka adalah Polisi Wanita (Polwan).

Pengunjung pasar, terutama para pedagang sontak saling berbisik, gerangan apa yang dilakukan pak polisi itu tiba-tiba datang secara bergerombol.

“Tak biasanya begini. Kalau pun ada polisi, pasti karena ada kejadian atau keributan seperti perkelahian. Tapi ini tidak ada sama sekali, tapi kenapa polisi itu yah,” tanya salah seorang pedagang kain sembari terus memerhatikan tingkah para polisi tersebut.

Pertanyaan warga itu terjawab setelah beberapa anggota Polwan mengeluarkan pamplet dan memperlihatkannya kepada para pengendara yang melintas.

“Oh… Menggunakan Masker adalah Cara Kita Menghargai Orang Lain,” ucap warga tadi sembari berpindah ke bacaan yang tertulis di pamplet lainnya.

Warga pun mengerti maksud dan tujuan kedatangan polisi-polis tersebut.

Seorang polisi bahkan menempelkan stiker bertuliskan “Ayo Pakai masker” pada sebuah gerobak Mie Ayam yang berjualan di depan pasar tersebut. Tak itu saja, sejumlah angkutan kota dan truk juga ditempeli stiker sejenis. 

Seorang anak 12 tahun sedang membonceng ibunya dan melintas tepat di depan polisi-polisi itu. Spontan dihentikan oleh seorang polisi.

“Maaf, adek ini umur berapa..? Kenapa tidak pakai masker..? Ibunya juga, kenapa tidak pakai masker..?” tanya polisi itu kepada pengendara anak perempuan tersebut.

Meraasa salah, anak itu tidak menjawab apau pun. Pak Polisi akhirnya memberi pengertian jika seorang pengendara harus memiliki Surat Izin Pengemudi (SIM) dan umurnya minimal harus 17 tahun.

Usai memberi pengertian, polisi kemudian memberikan masker kepada anak tersebut dan juga ibunya sembari berpesan agar selalu menggunakan masker untuk melindungi diri dan orang lain dari virus corona yang sangat berbahaya.

“Mulai besok (Kamis, 1/10/2020), operasi yustisi sudah akan meberikan sanksi jika tidak mematuhi protokol kesehatan, salah satunya adalah memakai masker. Jika ada yang ditemukan di luar rumah lantas tidak mengenakan masker, maka akan diberi sanksi,” ujar polisi tersebut kepada warga yang ada di sekitar pasar tersebut.

Lebih dari setengah jam polis-polisi dari Dirlantas Polda Sulteng itu mengampanyekan “Ayo Pakai Masker” di tempat itu. Bukan hanya di tempat itu dilakukan kampanye tersebut, beberapa titik di Kota Palu juga dilakukan hal yang sama.

Kampanye itu dilakukan untuk mencegah makin masifnya penyebaran virus corona, terutama di Kota Palu yang saat ini sudah masuk zona merah.

“Salam sehat”. (afd)  

Beriktu rekaman foto-foto kegiatan kampanye tersebut :

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

 

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

 

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

 

(Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version