Enam Hari Dicari, Korban Ketiga Terseret Arus Sungai Ditemukan

Evakuasi jenazah Wayan Suwandita setelah dilakukan pencarian di hari ke-6 dan ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan sudah meninggal dunia, Minggu (30/8/2020). (Foto: Humas Basarnas Palu)

BANGGAI, beritapalu | Setelah enam hari tim SAR melakukan pencarian, akhirnya korban ketiga yang terseret arus Sungai Singkoyong Desa Mekar Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai berhasil ditemukan, Minggu (30/8/2020).

Korban ketiga tersebut bernama Wayan Suwandita (43 thn) yang tak lain adalah ayah dari Wayan Agus Pradita (L/16thn) atau suami dari Wayan Sadiase (35 tahun) yang keduanya juga menjadi korban terseret arus sungai tersebut pada Selasa (25/8/2020) lalu.

“Korban ketiga telah ditemukan tadi pukul 09.40 Wita. Tim SAR gabungan langsung mengevakuasi korban untuk selanjutnya diserahterimakan ke pihak keluarga,” ungkap Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johannes, Minggu (30/8/2020).

Diberitakan sebelumnya, satu keluarga yang terdiri dari tiga orang, anak istri dan suami terseret arus ketika menyeberangi Sungai Singkoyo, Desa Mekar Kencana, Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai.

Saat menyebrang sungai, ketiganya saling berpegangan. Namun di pertengahan sungai, tiba-tiba arus sungai deras dan menyeret mereka.

Salah seorang korban, yakni sang anak, Wayan Agus Pradita terlepas akibat arus sungai yang cukup deras. Selang berapa waktu, pegangan sang istri Wayan Sadiase di tangan suaminya Wayan Suandita juga terlepas. Wayan Suandita berusaha menolong keduanya namun ikut hanyut bersama anak istrinya.

Aparat desa dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian.

Beberapa saat setelah kejadian, anak korban (Wayan Agus Pradita) berhasil ditemukan mengapung sekitar 500 meter dari lokasi terseretnya, namun dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Setelah penemuan korban pertama itu, Tim SAR gabungan melanjutkan pencariandua korban lainnya. Korban kedua, yakni sang istri (Wayan Sadiase) juga berhasil ditemukan setelah empat hari pencarian. Wayan Sadiase juga ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Dengan ditemukannya ketiga korban tersebut, maka operasi pencarian dinyatakan olah Basarnas Palu telah ditutup. (afd/*)

Baca juga : 3 Orang Sekeluarga Hanyut di Sungai, Anak Ditemukan Meninggal, Ibu dan Bapak masih Dicari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here