Diterkam Buaya, Korban Ditemukan Tinggal Setengah Badan

Evakuasi jenasah korban terkaman buaya di Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulteng, Senin (24/8/2020).

TOLITOLI, beritapalu | Pasangan suami istri Okol (47 tahun) dan Erni (44 tahun) menjadi korban terkaman buaya di Desa Kamalu, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulteng, Minggu (23/8/2020).

Kantor Basarnas Palu dalam keterangannya menyebutkan, warga diterkam buaya itu terjadi pada Minggu (23/8/2020) sekitar pukul 16.18 Wita, namun kondisi membahayakan manusia itu baru dilaporkan kepadanya pada Senin (24/8/2020) sekitar pukul 08.45 Wita.

Dari laporan itu diketahui, pasangan suami istri itu hendak mencari sayur di sekitar sungai. Saat mencari sayur itulah sang suami disergap buaya namun masih dapat meloloskan diri. Suami lolos, lalu buaya beralih menyergap ke sang istri.

Sang istri lalu ditarik masuk ke sungai dan hingga laporan itu diterima Basarnas Palu, upaya pencarian masih dilakukan.

Menerima laporan itu, tim rescue unit Tolitoli langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 11.30 Wita, korban ditemukan namun dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan karena hanya tersisa kepala sampai pinggang dan tangan kanan.

Korban ditemukan pada pukul 11.30 wita dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi badan tinggal setengah yaitu kepala sampai pinggang dan tangan kanan.  Korban selanjutnya Di evakuasi oleh tim SAR gabungan ke rumah duka. Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup.

Selain Rescue Unit Siaga Tolitoli, sejumlah komponen warga juga terlibat dalam upaya pencarian hingga korban ditemukan, antara lain dari Babinsa, Polsek, aparat desa, dan juga masyarakat desa setempat. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here