Peringati Kemerdekaan, Pordasi Sulteng Rencanakan Pawai Kuda

Sosialisasi pengurus dan struktur baru Pordasi Sulteng di Palu, Selasa (18/8/2020). (Foto: Pordasi Sulteng)

PALU, beritapalu | Persatuan Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Sulteng akan menggelar pawai kuda sebagai bagian dari ikut memeriahkan peringatan hari kemerdekaan ke-75 Republik Indonesia.

Ketua Pordasi Sulteng Anjas Lamatata menyebutkan, rencana pawai kuda tersebut akan digelar pada 30 Agustus 2020 mendatang yang akan menghadirkan juga kuda poni dan sejumlah kuda lainnya yang dimiliki Pordasi Sulteng.

“Selain memeriahkan peringatan HUT RI, ajang pawai tersebut juga dimaksudkan untuk memperkenalkan kuda-kuda yang ada di Sulteng,” ujar Anjas di sela-sela sosialisasi struktur dan pengurus baru Pordasi Sulteng di Palu, Selasa (18/8/2020).

Pordasi Sulteng saat ini diketuai Anjas Lamatata yang sebelumnya adalah ketua Pordasi Kota Palu.

Perwakilan Pengurus Pordasi Pusat Imam Safaat yang juga hadir pada kesempatan itu mengatakan, peluang Pordasi Sulteng untuk berbicara di kancah nasional tidak diragukan lagi. Ia menyebtu beberapa atlet berkuda asal Sulteng yang sudah mengikuti kompetisi berkuda di tingkat nasional.

“Kami Pordasi Pusat selalu mendukung dengan baik apa yang dilakukan oleh Pordasi yang di wilayah Sulteng, dan bisa bersama-sama saling membantu dalam mengembangkan program Pordasi Sulteng dan bisa mengikuti kegiatan di pusat, ” katanya.

Menurut Imam, untuk berbicara anggaran tentunya Pordasi Sulteng sudah terdaftar di KONI Sulteng, dan disitulah ada anggaran yang bisa diserap untuk mengembangkan atlet berkuda.

Imam juga menerima laporan bahwa Pordasi Sulteng sudah memiliki lima kuda yang disiapkan mengikuti kejuaraan tingkat Nasional.

“Tentunya persiapan yang dilakukan Pordasi Sulteng sangat baik, dan ini bisa menjadi kebanggaan bagi masyarakat berkuda di Sulteng, ” katanya, sambil menutup sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi pengurus Pordasi Sulteng.

Anjas Lamatata bertekad untuk membuktikan kepada masyarakat yang gemar berkuda di Sulteng agar bisa bersaing di kancah nasional.

“Saya meminta agar dalam evaluasi program kerja bisa saling sinergi dalam melanjutkan apa yang sudah diterapkan, sehingga adanya revisi pengurus Pordasi Sulteng saya meminta program bisa berjalan dengan lancar dan baik, ” ungkapnya.

“Keinginan kami bahwa Pordasi Sulteng bisa menyiapkan kuda yang bisa dijual ke daerah lain, seperti ke Manado dan wilayah lainnya, agar kita tidak membeli kuda dari luar daerah,” harap Anjas. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here