Diterkam Buaya, Kacco Meninggal Saat akan Dirujuk ke Palu

Ilustrasi buaya (Foto: pixabay)

DONGGALA, beritapalu | Nyawa Kacco (55 tahun) tidak bisa diselamatkan. Ia dinyatakan meninggal dunia saat akan dirujuk ke Rumah Sakit di Palu setelah diterkam buaya di Dusun Sadula, Desa Siboang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala, Rabu (5/8/2020).

Sejumlah saksi menceritakan kronologi kejadian yang merenggut nyawa petani tersebut. Ruslan, salah seorang saksi menyebutkan, pada Rabu (5/8/2020) sekitar jam 08.30 wita ia berada di empang bersama seorang rekannya bernama Bahar.

Ruslan kemudian mendengar suara teriakan “Tolong,  Tolong” dan langsung berlari menuju asal suara teriakan. Setelah tiba, Ruslan dan Bahar medapati Kacco sudah berada berada di mulut buaya. Pinggang Kacco kata Ruslan yang digigit dan sementara itu Kacco memegang pelepah kelapa sawit.

Ruslan lalu mendekat dan meminta agar buaya itu membuka mulutnya. Begitu mulut buaya terlepas, Ruslan dan Bahar menarik korban. Kacco kemudian dimasukkan ke dalam sarung lalu dipikul keluar dari daerah empang ke Puskesmas Tonggolobibi untuk mendapat pertolongan medis.

Akibat terkaman buaya itu, Kacco mengalami luka robek pada pinggang sebelah kanan, juga di paha bagian belakang sebelah kiri dan luka robek pada paha sebelah kanan bagian belakang.

Humas Polda Sulteng dalam keterangannya menyebutkan, sekitar pukul 14:45 wita,  Kacco dinyatakan meninggal dunia tepat saat akan dirujuk ke Rumah Sakit Palu.

Korban dibawa ke rumah duka di dusun III Desa Siboang dan dimakamkan di pemakaman umum desa Siboang pada pukul 17:30 wita. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here