Gunakan Stempel Palsu Urus Alat Pertanian, Tipu Petani Hingga Rp62 Juta

Tersangka TB menunjukkan surat-surat yang diduga menggunakan cap palsu di Polsek Palu Barat, Selasa (21/7/2020). (Foto: Humas Polres Palu)

PALU, beritapalu | Anggota Kepolisian Sektor Palu Barat menangkap seorang pria karena kasus dugaan penipuan bermodus penggunaan cap ayau stempel palsu, Selasa (21/7/2020) pukul 16.00 WITA.

Pria berinisial TB (57 tahun) itu diduga melakukan penipuan terhadap tiga orang petani, masing-masing HS –  warga Desa Ogoamas Donggala,  HN – warga desa Abajareng Tolitoli, dan  HZ – warga Desa Ogoamas Donggala dengan jumlah total kerugian lebih dari Rp62,1 juta.

Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh mengatakan, pria tersebut diamankan di Jalan Sis Aljufri Palu oleh anggota kepolisian yang dipimpin Kapolsek IPTU Umar berdasarkan laporan polisi nomor Lp/145/VII/2020/sulteng/res palu/sek palbar.

“Pelaku merupakan residivis dalam kasus yang sama,” jelas Kapolres Sholeh, Selasa (21/7/2020) malam.

Kapolres Sholeh menjelaskan, dugaan tindak penipuan itu dilakukan dengan meminta sejumlah uang dari para korban dengan dalih untuk mengurus alat pertanian berupa jonder dan alat panen padi. Untuk pengurusan itu, pelaku diduga memalsukan dokumen atas nama Kantor Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah.

“Sehingga seolah-olah dokumen itu asli,” kata Kapolres Sholeh.

Tanpa curiga, korban memberikan sejumlah uang secara bertahap sebanyak 18 kali dengan total sekitar Rp 62.100.000. Penyerahan uang dilakukan dengan tunai dan transfer.

Kapolres Sholeh menyebutkan, pihaknya sudah mengamankan sejumlah barang bukti, yakni sebuah buah cap logo Dinas Perkebunan, 16 lembar struk transfer (ATM), berkas/dokumen palsu atas nama Dinas Perkebunan, dan sejumlah bukti kuitansi. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here