Pendaki Ditemukan Meninggal, Tiga Anggota Tim Pencari Belum Kembali

Proses evakuasi jenasah anggota Mapala yang meninggal setelah terjatuh di sungai Desa Tambayoli, Kecamatan Soyo, Kabupaten Morowali Utara, Jumat (10/7/2020). (Foto: HO/Humas Basarnas Palu)

MOROWALI UTARA, beritapalu | Seorang anggota mahasiswa pecinta alam yang hilang setelah jatuh dan terseret arus di Sungai Desa Tambayoli, Kecamatan Soyo, Kabupaten Morowali Utara akhirnya ditemukan namun dalam kondisi telah meninggal dunia.

Korban yang diidentifikasi bernama Moh Faisal (23 tahun) itu ditemukan setelah pencarian memasuki hari keempat atau pada Jumat (10/7/2020).

“Korban selanjutnya dievakuasi  ke puskesmas dan langsung dilakukan visum ET Revertum oleh dokter puskesmas,” kata SAR Mission Coordinator (SMC), Basrano.

Sementara itu, tiga anggota tim yang mekakukan pencarian terhadap korban hingga kini belum kembali. Ketiganya masing-masing bernama Abdul Rahman Saleh (38), Amin Ali (35), dan Rahmat Saputra (33).

Basrano menjelaskan, awalnya ketiga anggota tim pencari tersebut berjumlah enam orang. Tiga orang naik duluan untuk melakukan pencarian meskipun sebelumnya sudah dilakukan pembagian SAR Rescue Unit (SRU).

“Kejadian berawal saat seorang anggota mapala hilang terseret arus sungai dan ketiga korban tergabung dalam tim SAR gabungan tersebut, kemarin (Jumat) siang korban sudah ditemukan akan tetapi pada Jumat  sore (10/7/2020) ketika tim rescue siap-siap kembali ke kesatuannya masing-masing tiba-tiba ada laporan dari masyarakat jika ke tiga orang yang ikut melakukan pencarian belum kembali,” jelas Basrano.

Tim rescue selanjutnya melakukan briefing dan melanjutkan pencarian terhadap tiga orang hilang dengan membagi 3 SRU dan masing-masing SRU menyisir aliran sungai sejauh 5 km pada lokasi yang berbeda.

Tim SAR gabungan terdiri dari tim rescue Pos Unit Siaga SAR Morowali, Polres, Polsek, KPA Anak Alam Morowali, BPBD dan masyarakat setempat. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here