Kadishub: Tak ada Pungli di Pos Perbatasan COVID-19 Kota Palu

Pemeriksaan suhu tubuh di pos perbatasan masuk Kota Palu, Senin (13/4/2020.). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Muhammad Arief menegaskan tidak ada petugas yang melakukan Pungutan Liar (Pungli) di pos perbatasan pencegahan dan penanganan COVID-19 Kota Palu.

Hal itu ditegaskan terkait adanya isu yang menyebutkan jika keberadaan pos di perbatasan itu menjadi ajang melakukan pungli.

“Anggota kami yang bertugas diinstruksikan untuk menginformasikan soal cara mendapatkan hasil Rapid Test, termasuk biaya Rapid Test mandiri, bukan meminta uang pada pelaku perjalanan,” ungkap Arief, Selasa (2/6/2020).

Dikatakan, saat ini setiap warga yang hendak masuk wilayah Kota Palu diwajibkan mengantongi Surat Keterangan Bebas COVID-19, baik dengan Rapid Tes maupun Swab test.

Sepeti diberitakan sebelumnya, sejak masuknya COVID-19 di Indonesia, khususnya Pulau Sulawesi, Pemerintah Kota Palu intens melakukan pemeriksaan pelaku perjalanan dengan mendirikan pos di sejumlah titik perbatasan.

Hingga kini Kota Palu menjadi salah satu wilayah di Indonesia yang kasus konfirmasi positif COVID-19 nya stagnan atau tidak mengalami peningkatan yang signifikan.

Sesuai data Pusdatina COVID-19 Sulawesi Tengah, hingga Selasa (2/6/2020), jumlah warga Kota Palu terkonfirmasi COVID-19 berjumlah 19 orang, tiga diantaranya meninggal dunia, sementara 14 di antaranya dinyatakan sembuh. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here