17 ABK Ditemukan Selamat, Tapi KM. Inkamini 01 Tenggelam di Teluk Tolo

Para ABK korban KM Inkamini 01 yang tenggelam di perairan Teluk Tolo, Selasa (2/6/2020). (Foto: Basarnas Palu)

MOROWALI, beritapalu | Sebuah kapal nelayan jenis pukat cincin bernama KM Inkaini 01 dilaporkan tenggelam di sekitar wilayah perairan Teluk Tolo, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Selasa (2/6/2020).

Informasi yang berhasil dirangkum dari Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menyebutkan, kapal itu mengangkut sedikitnya 17 orang Anak Buah Kapal (ABK) termasuk nahkoda.

“Kronologisnya, sekitar pukul 13.30 Wita, Pos Polairud Morowali menerima laporan masyarakat bahwa sekitar pukul 10.00 Wita ada kapal nelayan penangkap ikan jenis pukat cincin yang mengalami laka laut yakni tenggelam di sekitar wilayah perairan Teluk Tolo,” jelas Kepala Basarnas Palu, Basrano, Selasa (2/6/2020).

Pos Polairud Morowali kemudian menindaklanjuti laporan tersebut dengan berkoordinasi dengan Basarnas Morowali, PSDKP Morowali, dan Posmat TNI AL Morowali. Kemudian pada pukul 14.00 Wita tim bergerak dari pelabuhan Bungku mencari kapal yang tenggelam tersebut dengan menggunakan kapal nelayan Mitra Usaha Bersama 01.

Mereka yang turut serta dalam usaha pencarian pertolongan itu antara lain Pos Polairud Morowali, Posmat TNI AL Morowali, Basarnas Morowali, PSDKP Morowali, dan ABK KM. Mitra Usaha Bersama 01.

Sekitar pukul 16.30 wita, ABK KM. Inkamini 01 ditemukan semuanya dalam keadaan selamat oleh kapal nelayan KM. Inkamina 478 di sekitar perairan Teluk Tolo, tepatnya di 22 Mil dari pelabuhan Bungku.

“Namun badan Kapal KM. Inkamini 01 tidak bisa diselamatkan atau sudah tenggelam,” terang Basrano lagi.

Para korban dibawa ke pelabuhan Bungku lalu diserahkan kembali ke pihak keluarga dan pemilik kapal KM. Inkamini 01 di Bungku, Kabupaten Morowali.

“Kapal tersebut tenggelam diduga karena cuaca buruk yang terjadi saat ini di wilayah perairan Teluk Tolo,” duga Basrano.

Basrano menyebutkan, hingga kini, KM. Mitra Usaha Bersama 01 bersama tim SAR gabungan yang berangkat melakukan pecarian sampai saat ini belum kembali ke pelabuhan Bungku dan tidak bisa dihubungi. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here