Pemkot Palu Berlakukan Pembatasan Perjalanan Orang

Suasana lengang di Terminal Angkutan Darat Mamboro, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (22/5/2020). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Per 22 Mei 2020 lalu, Pemkot Palu mengeluarkan Surat Edaran Nomor 443.2.0928/Dinkes/2020 tentang Pembatasan Perjalanan Orang dalam rangka Percepatan Penanganan COVOD-19.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Palu Goenawan pada Konferensi Pers di Baruga Lapangan Vatulemo, Sabtu (30/5/2020) membenarkan hal itu. Dalam Surat Edaran itu, ada beberapa syarat perjalanan orang pada lembaga pemerintah, swasta, dan masyarakat umum.

Syarat-syarat itu antara lain menunjukan Surat Tugas yang ditandatangani oleh atasan minimal pejabat eselon II, menunjukan hasil negatif COVID-19 berdasarkan PCR dan Rapid Test dan atau Surat Keterangan Sehat dari Dinas Kesehatan/rumah sakit/puskesmas.

Selain itu sebut Gunawan, menunjukan Surat Pernyataan ditandatangani di atas materai Rp6.000 yang diketahui lurah atau kades setempat apabila orang tidak mewakili lembaga. Menunjukan identitas diri (KTP), dan melaporkan rencana perjalanan baik alamat, maksud/tujuan, dan waktu.

“Pengendalian, pengawasan, dan penegakan hukum dilaksanakan oleh Tim Gabungan Pemerintah, TNI, dan Polri serta penjagaan dan pemeriksaan di setiap Posko Lintas batas/terminal/pelabuhan, dan Bandara Udara,” sebut Gunawan.

Setiap kegiatan perjalanan orang yang diatur dalam Surat Edaran ini katanya wajib dilaksanakan dengan mengikuti Protokol Kesehatan dan Protokol Transportasi.

“Setiap pelanggaran akan ditindak sesuai peraturan perundangan-undangan yang berlaku,” tegasnya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here