500 KK Calon Penghuni Huntap Tondo Tunggu Fasilitas Air Bersih

Hunian tetap yang dibangun oleh Yayasan Budha Tzu Chi di Kelurahan Tondo, Palu, Sabtu (12/10/2019). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | 500 Kepala Keluarga (KK) calon penghuni Huntap Tondo juga akan diberikan kunci rumah seperti 20 KK lainnya yang akan diberikan kunci pada Senin (18/5/2020) mendatang.

Namun ke-500 KK itu belum bisa langsung menempati rumahnya karena masih menunggu ketersediaan fasilitas air bersih yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan.

Demikian antara lain hasil pertemuan antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu dengan 20 KK calon penghuni Hunian Tetap (Huntap) I kelurahan Tondo, Kamis (14/5/2020) di Ruang Rapat Bantaya Kantor Wali kota Palu.

Kepala BPBD Kota Palu Singgih B. Prasetyo mengatakan, 20 KK ini akan menempati Huntap yang dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.

“Sesuai arahan dari Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Huntap yang akan ditempati berlokasi di Blok P yang dianggap paling siap dihuni karena duluan dibangun dan letaknya dekat dengan jalan besar,” ujarnya.

Rencananya, Senin (18/5/2020) mendatang akan dilaksanakan seremonial penyerahan kunci Huntap kepada 20 KK sekaligus berbuka puasa di Huntap I kelurahan Tondo.

Menurut Singgih, Wali Kota menginginkan agar para penyintas bencana segera menempati Huntap tersebut, karena disinyalir keamanan rumah-rumah di Huntap sudah mulai terganggu.

“Sehingga pihak Buddha Tzu Chi juga tidak mampu mengamankan sekian banyak rumah. Olehnya dengan adanya bapak ibu yang tinggal disitu, paling tidak sudah dijaga oleh pemiliknya masing-masing,” kata Singgih.

Ia juga menjelaskan bahwa sertifikat tanahnya akan dibuatkan atas nama pemilik Huntap, namun harus ada prosedur yang harus dilalui sehingga membutuhkan proses yang tidak sebentar.

“Sertifikat itu diharapkan secepatnya, namun ada prosedur yang harus dilalui dan itu tidak mudah. Dari tanah HGB, harus di HPL-kan dulu, setelah itu baru dibuatkan sertifikat atas nama bapak ibu,” lanjutnya.

Sementara itu, katanya bagi 500 KK lebih calon penghuni Huntap lainnya, juga akan diserahkan kunci, namun belum secara resmi untuk ditinggali, karena masih menunggu air mengalir secara maksimal.

“Jangan sampai mereka sudah tinggal disitu, namun kapasitas air belum maksimal,” tandasnya.

Direktur PDAM Kota Palu, Alfian mengatakan, pihaknya telah menentukan solusi jangka pendek maupun jangka panjang untuk memenuhi kebutuhan air di Huntap.

“Jangka pendeknya, membuat sumur suntik dengan debit lumayan sekitar 6 liter per detik yang bisa digunakan untuk 600 KK. Jangka panjangnya, akan mengambil sumber air dari Poboya dan itu sedang disurvei,” ujarnya.

Namun demikian, kata Alfian, akan mengecek kembali terkait ketersediaan air di Huntap I blok P serta beberapa blok lainnya.

“Untuk blok P, InsyaAllah siap teraliri,” pungkasnya. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here