Organisasi Pewarta Foto Indonesia Resmi Jadi Konstituen Dewan Pers

Ketua Umum Pewarta Foto Indonesia (PFI) periode 2015-2019 Lucky Fransiska (kedua kanan) bersama Ketua Umum PFI Periode 2019-2022 Reno Esnir (kiri), Ketua Dewan Juri APFI 2019 Oscar Matuloh (kedua kiri) dan Juri yang juga Sosiolog Devi Rahmawati (kanan) menunjukkan buku foto usai pembukaan Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI) 2019 di Galeri Foto Jurnalistrik Antara, Jakarta, Jumat (6/12/2019). AFPI adalah agenda rutin yang dilaksanakan oleh PFI yang kini telah terdaftar sebagai konstituen Dewan Pers. ANTARA FOTO/Nova Wahyudi/hp.

JAKARTA, beritapalu | Organisasi kewartawanan Pewarta Foto Indonesia (PFI) akhirnya resmi menjadi konstituen Dewan Pers setelah diterbitkannya Surt Keputusan Nomor:   19/SK-­‐DP/III/2020   tentang   hasil   verifikasi   organisasi   wartawan   Pewarta   Foto Indonesia tahun 2020.

Dengan demikian, PFI menjadi konstituen baru Dewan Pers bersama-­‐sama tujuh  organisasi lainnya, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Serikat Perusahaan Pers (SPS), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI) serta Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

Ketua Dewan Pers, Mohammad Nuh, menyambut dengan rasa suka cita bergabungnya  PFI  sebagai  keluarga  baru  di  Dewan  Pers.  Menteri  Pendidikan  2009-­‐ 2014 ini  mengibaratkan bergabungnya PFI bisa  menjadi  spectrum  penyempurna Dewan Pers.

“Jadi ibarat cahaya, (PFI) ini sebagai cahaya putih dengan tingkat clarity paling tinggi, cahaya yang paling terang, dan mampu memberikan pencerahan yang paling kuat”, ucap M. Nuh dalam pertemuan daring, Selasa (12/5/2020).

Selain  itu,  mantan  rektor  ITS  ini  juga  berpesan  kepada  Pengurus  PFI  Pusat  2019-­‐2022 agar bisa menjaga kaderisasi organisasinya.

“Mohon betul untuk kaderisasi, terutama dari aspek forensic (hukum), agar  bisa  menjadi  judge  dalam  sebuah  perselisihan,  persoalan, dan komplain yang terkait gambar (foto jurnalistik)”, tambah Ketua Dewan Pers ke-­‐12 ini.

Dewan pers menegaskan, PFI telah memenuhi segala  macam syarat dan kriteria organisasi wartawan sebagaimana telah diatur dalam SK Dewan Pers nomor: 04/SK-­‐DP/III/2006 tentang standar organisasi wartawan.

Hadir dalam pertemuan daring tersebut, Ketua Dewan Pers M. Nuh, Wakil Ketua Dewan Pers Hendry Ch. Bangun, beserta anggota Dewan Pers Arif Zulkifli, Agung Dharmajaya, Ahmad Djauhar, Asep Setyawan, dan Jamalul Insan. Selain itu, hadir pula Dewan Penasehat PFI Arbain Rambey, Oscar Motuloh, Hermanus Prihatna, Hendra Suhara, dan Melly Riana. Tak ketinggalan pengurus PFI Pusat dan tiga Koordinator Wilayah PFI (PFI Medan, PFI Jakarta, dan PFI Malang).

Logo Pewarta Foto Indonesia (PFI)

Menanggapi keluarnya SK Dewan Pers tersebut, Ketua PFI Pusat Reno Esnir mengucapkan rasa  syukur  setinggi-­‐tingginya.  Jurnalis  foto  kantor  berita  Antara  itu  juga  menyampaikan terima kasih banyak kepada Ketua Dewan Pers dan seluruh jajarannya.

“Alhamdulillah akhirnya keringat kerja keras pengurus PFI Pusat 2019-­‐2022 terbayar dengan diterbitkannya SK Dewan Pers, selama Januari hingga Maret pengurus PFI Pusat mendata semua anggota dari seluruh Indonesia sebagai persyaratan wajib kosntituen Dewan Pers. Selain itu sejak kepengurusan baru tersusun, kami langsung tancap gas mendaftar di Kementerian Hukum dan HAM”, ujar Reno.

Jurnalis senior Oscar Motuloh turut memberikan apresiasi pada pertemuan online tersebut, ia menyampaikan bahwa hari ini (12/5/2020) merupakan hari yang sama saat awal pergerakan diibentuknya PFI.

Momen reformasi Mei ‘98 menjadi pencetus jurnalis foto saat itu untuk membentuk sebuah organisasi.

“Untuk dunia fotografi, hari ini (pada 1998) foto rekan kita Julian Sihombing itu menjadi sebuah awal dari pergerakan reformasi, dimana PFI juga menjadi bagiannya”, ungkap Oscar.

PFI sebagai satu-­‐satunya organisasi legal yang menaungi pewarta foto di Indonesia berharap dengan diangkatnya PFI sebagai konstituen Dewan Pers bisa menjadikan sebuah titik awal pembaruan kinerja organisasi kedepan.

Menutup pertemuan tersebut, Ketua PFI Pusat menghimbau kepada seluruh anggotanya agar  sama-­‐sama  bekerja  keras  membangun  organisasi  dengan  baik.  Ia  juga  meminta  agar semua anggota bisa ikut andil dan berpartisipasi pada seluruh kegiatan PFI dan juga mendukung seluruh kegiatan Dewan Pers.

“Sekarang Dewan Pers dan PFI sudah satu keluarga besar, kita bantu dan sukseskan seluruh agenda Dewan Pers kedepan”, tutup Reno. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here