Wali Kota: Mudah-Mudahan PSBB Tidak Diberlakukan di Palu

Wali Kota Hidayat (kiri) melantik dr Arief Husain Spesialis Bedah (kanan) sebagai Dokter Ahli Utama Pemkot Palu di Ruang Kerja Wali Kota Palu, Kamis (30/4/2020). (Foto: HO/Humas Pemkot Palu)

PALU, beritapalu | Wali Kota Hidayat berharap agar Kota Palu tidak sampai diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) seperti yang sudah dilakukan di beberapa daerah lainnya di Indonesia.

Harapan itu disampaikan Wali Kota Hidayat usai melantik dr Arief Husain Spesialis Bedah sebagai Dokter Ahli Utama Pemkot Palu di Ruang Kerja Wali Kota Palu, Kamis (30/4/2020).

Wali Kota menyatakan, dari langkah-langkah pencegahan dan penanganan COVID-19 yang telah dilakukan, salah satu yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Palu adalah pergerakan ekonomi masyarakat.

“Mudah-mudahan PSBB kita tidak berlakukan di Palu. Jangan sampai,” ungkapnya.

Wali Kota Hidayat mengungkapkan, beberapa hari terakhir data COVID-19 di Kota Palu tidak mengalami kenaikan yang signifikan khususnya bagi status Orang Tanpa Gejala (OTG) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

“Kalau Pelaku Perjalanan, OTG, dan ODP sudah kita tekan, pastinya PDP maupun yang terkonfirmasi positif juga dapat kita tekan,” lanjutnya.

Sementara itu, pelantikan dr Arief Husain Spesialis Bedah sebagai dokter ahli utama pada UPTD Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Palu itu sesuai Keputusan Presiden Nomor 28/M tahun 2020.

Wali Kota menyampaikan selamat kepada dr Arief Husain. Kata Wali Kota, ini merupakan penghargaan dari pemerintah terutama Presiden RI Joko Widodo.

“Tentunya tanggung jawab dalam jabatan ahli utama madya lebih besar lagi, apalagi kita sedang menghadapi Pandemi COVID-19. Tentu dibutuhkan kerja keras kita semua dengan langkah-langkah yang telah kita tetapkan,” kata Wali Kota Hidayat.

Pelantikan tersebut juga dihadiri para asisten di lingkup Sekretariat Daerah kota Palu serta beberapa pimpinan OPD di lingkup Pemerintah Kota Palu. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here