Penyaluran Dana Stimulan Rumah Rusak Tak Terganggu Pandemi COVID-19

Wali Kota Palu Hidayat (Foto: Humas Pemkot Palu/Yusfi)

PALU, beritapalu | Meskipun dalam suasana pandemi COVID-19, namun itu tidak mempengaruhi realisasi penyaluran dana stimulan rumah rusak bagi penyintas bencana di Kota Palu.

Wali Kota Palu Hidayat dalam keterangan tertulisnya mengatakan, meski di tengah pandemi COVID-19, proses penyaluran bantuan itu kepada 38.805 kepala keluarga (KK) tetap berjalan.

“Saat ini penyaluran dana stimulan tahap dua yang sudah terealisasi ke masyarakat hampir menyentuh 20 ribu KK,” ujar Hidayat, Senin (20/4/2020) lalu.

Ia mengatakan, realiasi bantuan stimulan bagi penyintas bencana itu harus dipercepat karena tenggang waktu yang diberikan pemerintah pusat harus selesai sampai Juni mendatang.

“Bagi warga penerima manfaat agar tetap bersabar. Dana ini pasti disalurkan dan proses penyaluran dilaksanakan berdasarkan mekanisme yang sudah di atur sesuai petunjuk teknis,” kata Wali Kota Hidayat.

Meski begitu lanjut Hidayat, pihaknya juga berhrap tidak terjadi pelanggaran hukum dalam penyalurannya yang justru dapat merugikan diri sendiri serta menghambat kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Penyortiran berkas administrasi penerima bantuan dilaksanakan mulai pagi hingga malam hari. Kita tidak ingin proses ini melewati target yang sudah ditentukan,” kata Hidayat lagi.

Sesuai ketentuan, Pemerintah mengalokasikan dana stimulan rumah rusak berat senilai Rp50 juta, rusak sedang Rp25 juta dan rusak ringan senilai Rp10 juta. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here