Bahan Pokok Tetap Tersedia, Digelar Pasar Murah Bergerak Sambut Ramadan

Gubernur Sulteng Longki Djanggola (tenga) bersama Danmre 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita dan Sekdaprov Sulteng Hidayat Lamakarate mengangkat bendera tanda dimulainya Pasar Murah Bergerak di Lapangan Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Senin (20/4/2020). (Foto: Penrem 132 Tadulako)

PALU, beritapalu | Agenda tahunan pasar murah menjelang bulan suci ramadan kembali digelar. Kali ini pelaksanaannya berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilakukan secara mobile atau bergerak.

Pasar murah bergerak itu sengaja dilakukan sebagai bagian dari upaya mencegah kerumunan warga yang berpotensi menjadi sumber penularan wabah COVID-19.

Para partisipan, yakni para pedagang dan distributor bahan pokok mengemas bahan-bahan yang dijual dan ditawarkan dari atas kendaraan yang beriringan berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya di Kota Palu.

Pasar murah bergerak menjelang ramadan itu resmi dimulakan di Lapangan Pogombo Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. Seremoninya dibuka langsung Gubernur Suleng Longki Djanggola bersama Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita, Senin (20/4/2020). Hadir pula Wakil Gubernur Sulteng Rusli Dg. Palabbi dan Sekdaprov Sulteng Hidayat Lamakarate.

“Pasar murah ini sudah menjadi agenda tahunan kita dalam menyambut hari besar keagamaan. Dengan harapan, menjelang hari besar keagamaan, masyarakat yang merayakan bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih murah,” kata Danrem Agus Sasmita.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengimbau masyarakat Kota Palu agar tidak perlu cemas dan takut untuk tidak mendapatkan bahan pokok di tengah-tengah wabah covid-19 karena sampai saat ini dan sampai dengan selesai bulan puasa ketersediaan bahan pokok masih cukup.

“Kalaupun ada kelangkaan dan harga masih di atas itu wajar karena  teori ekonomi demikian dimana permintaan pasar banyak maka harga barang lebih tinggi, tetapi harga tetap mengikuti aturan pemerintah,” kata Gubernur Longki.

Gubernur memastikan, ketersediaan bahan pokok sampai akhir ramadan masih cukup oleh karena itu masyarakat diharapkan tidak membeli  bahan makanan secara berlebih-lebihan. Ia berharap, warga dapat memanfatkan kesempatan ini dengan baik. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here