Sudah 4 Warga Palu Positif COVID-19, Satu Meninggal

A medical officer brought logistics to the Isolation Room for Patients Under Supervision (PDP) at Undata Hospital, Palu, Central Sulawesi, Indonesia on March 15, 2020. (photo by Basri Marzuki/bmzIMAGES)

PALU, beritapalu | Jumlah warga Palu yang terinfeksi COVID-19 menurut data Pusadatina Sulteng sebanyak empat orang, satu di antaranya telah meninggal dunia pada Senin (30/3/2020) lalu.

Keempat warga terinfeksi COVID-19 itu, dua orang dirawat atau diisolasi di RSUD Undata dan satu orang di RSUD Anutapura. Satu orang yang telah meninggal dunia sebelumnya di rawat di RSUD Anutapura.

Penambahan satu warga yang positif COVID-19 itu juga dibenarkan oleh Plt RSUD Anutapura, drg Hery Mulyadi. Dihubungi per telepon, Jumat (4/3/2020), drg Hery mengatakan, status konfirmasi positif pasien tersebut baru saja diterimanya.

“Laki-laki, inisial W, umur 58 tahun, sudah dirawat delapan hari, riwayat perjalanan dari Jakarta,” sebut drg Hery Mulyadi.

Sementara itu, data yang dikeluarkan Pusdatina COVID-19 Sulteng menyebutkan, jumlah tambahan orang yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) se Sulawesi Tengah per Jumat (4/4/2020) bertambah enam orang menjadi 107 orang yang tersebar di seluruh wilayah Sulteng, terbanyak di Kabupaten Parigi Moutong, yakni sebanyak 37 orang dan disusul Donggala sebanyak 10 orang.

Kota Palu menambah ODP baru sebanyak satu orang, Tolitoli empat orang, dan Buol satu orang per Jumat (4/4/2020).

Sedaangkan orang berstatus PDP se Sulteng sebanyak 25 orang, terbanyak di Palu sebanyak 15 orang, disusul Morut 3 orang, Morowali 2 orang, Sigi 2 orang, dan massing-masing 1 orang di Parigi Moutong, Tojo Unauna, dan Buol.

Dari 25 orang PDP itu, 16 orang di antaranya melakukan isolasi mandiri, 4 orang dirawat di RSUD Undata, 2 orang di RSU Madani, 1 orang di RSUD Mokopido yang merupakan rujukan dari Buol, dan 2 orang di RSUD Kolonodale, Morowali.

“Dua orang dalam status PDP dan dirawat di RSUD Undata kini dalam kondisi yang baik-baik,” sebut Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan COVID-19 Sulawesi Tengah, Moh Haris Kariming.

Haris menyebut, hasil lab Swab pertama pasien 01 dan 02 yang di rawat di RSUD Undata negatif. Namun sesuai SOP, harus diambil sampel Swab kedua. Apabila hasilnya tetap negarif, baru status PDP tersebut dinyatakan sembuh dan dikeluarkan dari data PDP positif. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here