Perlu Kenaikan APBD Untuk Realisasikan Rencana Pembangunan

Suasana konsolidasi dan silaturahmi Partai Nasdem di Desa Pandayora, Pendolo, Poso, Sulteng, Sabtu (14/3/2020). (Foto: Ala)

POSO, beritapalu | Calon Gubernur Sulteng usungan Partai Nasdem, Rusdy Mastura mengatakan, apapun agenda yang dibicarakan tanpa kenaikan APBD Sulawesi Tengah, semua program hanya selesai sebatas rencana.

“Kita tidak mungkin bisa mencapai program pengentasan kemiskinan dan pembangunan infrastruktur yang mantap kalau APBD kita kecil. Itulah tugas saya, berjuang untuk peningkatan APBD,” tandas Rusdy Mastura pada konsolidasi dan silaturahmi Partai Nasdem di DesaPandayora, Pendolo, Kabupaten Poso, Sabtu (14/3/2020).

Rusdy Mastura tidak sendiri pada kesempatan itu. Ia bersama Ketua Tim Pemenangannya yang juga Ketua DPRD Sulteng Nilam Sari Lawira dan sejumlah pengurus DPD Nasdem Sulteng.

Saat tiba, Rusdy Mastura dan Nilam Sari Lawira disambut aneka tarian penyambutan adat setempat, mulai dari tari Mokanta atau Cakakele, pemasangan siga kepada Rusdy Mastura dan pemasangan tali Bonto pada Nilam Sari Lawira.

“Tarian adat ini, biasa kami suguhkan menyambut tamu terhormat saat tiba di wilayah ini. Selain untuk memberi penghormatan pada tamu, kami juga ingin mempromosikan adat kami pada masyarakat luas,” kata Romus Pasoge, warga desa Pandayora, di lokasi kegiatan lapangan Sepak Bola Pandayora.

Romus Pasoge mengaku, rencana kehadiran Rusdy Mastura di Pandayora telah lama mereka ketahui. Karena itu, berbagai persiapan mereka lakukan, termasuk penyambutan adat.

“Dulu pada Pilgub 2015, Rusdy Mastura menang di wilayah ini. Kami ingin beliau kembali menang,” katanya.

Nama Rusdy Mastura memang tidak asing lagi bagi warga Pandayora. Sosok yang mereka kenal dengan panggilan Om Cudy itu, adalah tokoh idola bagi mereka.

Ketua Tim Pemenangan Rusdy-Ma’mun, Nilam Sari Lawira membuka sambutannya dengan memberi penjelasan tentang perspektif politik perempuan dalam agenda pemenangan Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir.

“Tahap awal perempuan telah merebut sejarah sebagai Ketua DPRD Sulteng. Tetapi semua itu tidak ada artinya kalau kebijakan sensitif perempuan tidak bisa dieksekusi karena bukan dari Partai NasDem yang eksekutif,” urainya disambut tepuk tangan peserta.

Nilam mengurai kronologis mengapa Partai NasDem mengusung Rusdy Mastura dan Ma’mun Amir. Salah satu konsepnya adalah menghadirkan ruang aspirasi perempuan dalam kebijakan praktis pembangunan.

“Dengan memenangkan Rusdy Ma’mun, artinya kita punya kesempatan untuk mewujudkan lapangan kerja, kesehatan berkualitas, pendidikan, infrastruktur bagi kepentingan kaum ibu,” ujar Nilam. (ala/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here