8 Hari Berburu Buaya, Matt Wrigth Pamit, Misi Dihentikan Sementara

Matt Wright memberikan keterangan di muara Sungai Palu, Kamis (13/2/2020). Photo by Basri Marzuki/bmzIMAGES

PALU, beritapalu | Matthew Nicholas Wright atau Matt Wright pamit kepada seluruh warga Palu setelah sekitar delapan hari berburu di Sungai Palu untuk menyelamatkan buaya yang terperangkap ban bekas.

Meski harus pulang ke Australia karena izinnya yang memang sudah berakhir, Matt berjanji akan kembali lagi sekitar Mei 2020 mendatang dengan misi yang sama. Sebelumnya, rekannya Chris Wilson telah pulang lebih awal.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I BKSDA Sulteng yang juga Ketua Tim Satgas Penanganan buaya, Haruna membenarkan, Matt akan kembali lagi jika buaya yang telah yang terperangkap ban bekas itu belum terselamatkan.

Haruna mengatakan, misi penyelamatan itu akan terus berjalan hingga buaya itu benar-benar tebeas dari perangkan ban bekas di lehernya. Namun untuk sementara dihentikan dulu hingga waktu yang tepat karena dikhawatirkan perilaku buaya yang akan agresif.

“Perilakunya berubah dan kami harus beri kesempatan kepada satwa ini untuk tenang dulu, perilaku buaya menjadi takut dengan manusia. Tapi pemantauan akan tetap dilakukan,” kata Haruna, Senin (17/2/2020).

Haruna mengaku, saat ini ada beberapa relawan yang telah mengajukan diri untuk membantu penyelamatan buaya tersebut. Tetapi menurutnya, pihaknya belum memperkenankannya karena terkait masah izin.

“Izinnya harus diurus seperti Matt karena risikonya sangat besar. Perlu dipastikan bahwa mereka yang mendaftar itu benar-benar ahli,” ujarnya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here