Ilustrasi

DONGGALA, beritapalu | Seorang anggota kepolisian yang bertugas di Polsek Banawa berinisial Brigadir Polisi HM menembak kakak iparnya sendiri, pria berinisial AM, Kamis (6/2/2020) malam.

Informasi yang diperoleh, penembakan yang mengenai perut AM itu terpaksa dilakukan oleh HM karena tersudut setelah dikejar dan bahkan dibacok dengan samurai oleh kakak iparnya sendiri, AM.

Insiden itu terjadi ketika AM mendatangi rumah HM di Kelurahan Boya pada Kamis (6/2/2020) sekitar pukul 18.40 Wita. AM tidak datang begitu saja melainkan membawa samurai. Saat itu, HM berada di rumahnya bersama anak isterinya dan sedang menonton televisi.

Tiba-tiba AM masuk dan langsung “mengamuk”. Brigpol HM yang menjadi sasaran berusaha menghindar dan berlari untuk mengambil senjatanya. AM terus mengejarnya dan sempat mengayunkan samurainya yang melukai punggung HM.

HM yang sudah tersudut tak bisa berbuat apa-apa lagi, ia berusaha membela diri dengan menembakkan senjata ke atas sebagai peringatan. Meski begitu, AM tetap saja maju dan dengan terpaksa pistol jenis Revolver diarahkan ke AM dan mengenai perutnya.

Keduanya roboh, namun segera dilarikan ke rumah sakit. Dalam perjalanan, AM dinyatakan meninggal dunia.

Kapolres Donggala AKBP Dadan Wahyudi membenarkan kejadian tersebut. Kata Kapolres, ada penyerangan dan penikaman ke anggota Polri di rumah HM. Untuk membela diri, HM mengeluarkan tembakan ke arah penyerang, sebut Kapolres.

Kapolres juga mengatakan, berdasarkan keterangan saksi-saksi, saat penyerangan itu AM sedang dalam kondisi mabuk. (afd/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *