Baru Keluar dari Penjara, Mencuri Lagi, Timah Panas Bagianmu

Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh mengecek sejumlah barang bukti sepeda motor yang berhasil disita dari para tersangka di mapolres Palu, Rabu (29/1/2020). (Foto: Humas Polres Palu)

PALU, beritapalu | YP adalah seorang pria berusia 33 tahun. Ia residivis, setidaknya sudah tujuh kali keluar masuk penjara. Terakhir keluar dari penjara pada 23 Desember 2019.

Baru saja keluar dari penjara, eh tidak kapok, malah ia kembali melakukan aksi kriminalnya. Polisi pun menghadiahkan timah panas ke kakinya karena berusaha melarikan diri saat akan dilakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu (25/1/2020).

Kapolres Palu AKBP Moch Sholeh pada konferensi pers di Mapolres Palu, Rabu (29/1/2020) menceritakan, pada 25 Januari 2020, anggota Polsek Palu Barat menerima info dari warga bahwa telah terjadi pencurian kendaraan bermotor di Jalan Munif Rahman.

Anggota Opsnal Palu Barat menindaklanjutinya dengan mendatangi TKP dan mendapat informasi bahwa pelaku Curanmor itu adalah YP. Sekitar pukul 04.00 Wita ketika YP berada di rumahnya di Jalan Lasoso, anggota Opsnal bersama Piket Intel, dan Piket Penjagaan yang dipimpin Polsek Palu Barat IPTU Unar bergerak.

YP kemudian berhasil ditangkap dan dibawa ke Mako Polsek Palu Barat untuk diinterogasi. Darihasil interogasi itu, YP mengaku setidaknya telah beraksi di 16 TKP, mulai dengan mencuri motor, HP, dan memalak.

Saat dilakukan pengecekan TKP sebagai bagian dari pengembangan kasus, pelaku justeru berusaha melawan petugas dan bahkan berusaha melarikan diri. Saat itulah polisi menembakkan peringatan tiga kali.

Tembakan itu ternyata tidak diindahkan YP, bahkan lebih gesit lagi untuk melarikan diri. Sebuah timah panas kemudian dilesatkan oleh polisi dari moncong pistolnya. Brukkk…, YP ambruk, kakinya berdarah tertembus peluru.

Menurut Kapolres Sholeh, hasil penjualan barang-barang curian YP itu digunakan untuk mebeli sabu-sabu. YP akan dikenakan pasal 363 Sub pasal 363 KUH Pidana. (ad/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here