Abel, siswa kelas 7 menjual dalam es premium pada eopotomu ri posikola di SDIT Al Fahmi, Jumat (16/1/2020). (Foto: Abal)

PALU, beritapalu | Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Fahmi berusaha mengambil bagian dalam upaya membumikan budaya Kaili dalam pola laku anak didiknya. Salah satuya dengan melaksanakan program Eopotomu Ri Posikola.

Eopotomu Ri Posikola adalah bahasa Kaili yang berarti hari pasar di sekolah. Selayaknya pasar, suasananya ramai dan itu terlihat pada Jumat (17/1/2020) di gedung serba guna sekolah tersebut. Riuh anak-anak berbelanja menggunakan bahasa Kaili, bahkan penjualnya pun menggunakan pakaian khas kaili.

Sebelum memasuki pasar, semua anak sekolah lebih dulu harus belajar bahasa Kaili, semisal bertanya “sakuya”, “sanjobu”, “ruanjobu”, “nuapa kareba” dan banyak lagi kosa kata yang disampaikan oleh guru mereka.

Kamai kita mobalanja” uUjar guru dan secara tertib dan bergiliran anak-anak dengan wajah ceria mulai belanja beragam makanan, kue, minuman di tempat-tempat yang namanya juga diberi tulisan berbahasa Kaili sembari praktik bahasa Kaili.

Kalila Salsabel Salwa atau akrab di sapa Abel, kelas tujuh SMPIT Al Fahmi juga ikut andil dengan menjual es buah premium bersama teman-temannya. Abel menjajakan es buah premium yang dalam waktu tidak terlalu lama seluruh dagangannya habis terjual.

“Ini sudah kali kedua saya menjual es buah premium dan selalu laris manis. Semoga di pasar berikutnya sukses ini selalu terulang lagi Amin,” ungkap Abel sambil mengucapkan syukur alhamdulillah.

Kisah sukses ini atas dukungan tantenya, Aulia Djohan yang membantu Abel  mengajari membuat es buah premium dari pemilihan dan pembelian bahan baku cara pengolahan termasuk  kemasan yang akan dipakai.

Suasana Eopotomu ri posikola yang dilaksanakan di SDIT Al Fahmi, Jumat (16/1/2020). (Foto: Abal)

“Saya dibantu tante saya menyiapkan jualan saya hari ini, mulai memotong buah hingga menakar menggunakan timbangan untuk dimasukkan dalam kemasan dan siap untuk dijual di sekolah hari ini. Alhamdulillah semua laku terjual,” ujar Abel sembari menghitung hasil jualannya.

Abel juga berterimakasih kepada sekolah yang telah memberikan kesempatan untuk ikut meramaikan pasar sekaligus belajar sembari berpose bersama dengan teman-temannya saat jualan es buah premium. (bal/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *