Direktur Sat Resnarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Rahmawan (tengah) bersama Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supriyanto (kanan) pada press conference di Mapolda Sulteng, Kamis (19/12/2019). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Tiga petugas Imigrasi Bandara Kualanamu, Medan, Sumatera Utara mendapat rewards dari Polda Sulteng. Pasalnya, ketiga petugas itu tetap tak bergeming ketika menangkap terduga pelaku Tindak Pidana Pencucuian Uang (TPPU) yang menjadi DPO Polda Sulteng meskipun disogok duit hingga Rp3 miliar.

Ketiga petugas Imigrasi itu masing-masing Indra Bangsawan, Desiana Veranda, dan Rizka Wellington.

“Kapolda Sulteng sangat berterima kasih kepada ketiga petugas Imigrasi tersebut, karenanya diberikan penghargaan,” ungkap Direktur Rsenarkoba Polda Sulteng Kombes Pol Dodi Rahmawan, Kamis (19/12/2019).

Dodi menceritakan kronologis upaya penyogokan kepada tiga petugas tersebut. Awalnya katanya, ketiga petugas itu mengidentifikasi tersangka yang terbang dari Malaysia tujuan Medan di Bandara Kualanamu.

Identifikasi itu terbaca setelah sebelumnya Polda Sulteng mengajukan permohonan ke Ditjen Imigrasi untuk melakukan pencekalan terhadap seorang tersangka berinisian AC (34) yang juga DPO kasus narkoba.

“Begitu turun dari pesawat, petugas Imigrasi tersebut langsung menahannya. Namun tersangka berusaha menyuap petugas. Awalnya mau disuap Rp1 miliar, tapi kemudian naik lagi menjadi Rp2 miliar, dan terakhir naik lagi menjadi Rp3 miliar,” beber Dodi.

Namun meskipun diiming-imingi uang hingga Rp3 milair seperti itu, ketiga petugas tersebut tak kendor dalam tugasnya. Ia tetap menahan tersangka hingga diserahkan ke pihak kepolisian.

“Hari itu juga, anggota kita dari DItResnarkoba langsung terbang ke Medan,” jelas Dodi.

Atas dedikasi dan dan loyalitass itu, Polda Sulteng memberi penghargaan kepada petugas Imigrasi di Bandara Kualanmu, Medan, Sumatera Utara itu. (afd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *