RK (21), salah seorang pelaku curas yang dilumpuhkan dengan tembakan di Mapolsek Palu Timur, Minggu (15/12/2019). (Foto: Humas Polres Palu)

PALU, beritapalu | Dua pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas) berhasil dilumpuhkan jajaran Opsnal Polsek Palu Timur, Minggu (15/12/2019). Satu dari pelaku itu terpaksa ditembak di betis kanan karena melawan aparat.

Kedua pelaku itu masing-masing berinisial RK (21 tahun) dan TK (26 tahun). Keduanya ditangkap di Jalan Sutomo. RK yang juga residivis itu terpaksa dihadiahi timah panas di betis karena ketika akan ditangkap berusaha melawan.

Kronologi penangkapan itu berawal ketika masuk laporan ke Polsek Palu Timur tentang adanya tindak pencurian disertai kekerasan. Tim Opsnal Polsek Palu Timur yang dipimpin langsung Kapolsek Palu Timur Iptu La Ata langsung melakukan pengembangan dan mencari data pelaku.

Tim memmperoleh informasi dari warga jika kedua pelaku berada di salah satu tempat di Jalan Sutomo. Tim lalu bergerak dan berhasil menangkap keduanya. Sial bagi RK, karena perlawanannya dan berusaha lari dijawab dengan tembakan yang mengenai betisnya.

Setealh tertangkap, keduanya diinterogasi. RK mengaku telah beberapa kali melakukan pencurian di wilayah Kota Palu, antara lain curi motor Vixion di Poboya, motor X Ride di Loli, motor Satria FU di IAIN Palu, Yamaha IM3 di Pasar Manonda, Yamaha Satria FU di Jl Dewi Sartika, motro Scoopy di Tondo. Ia juga mencuri HP, jumlahnya tak terhitung karena mengaku sudah lupa.

Sejumlah barang bukti berhasil diamankan dari penangkapan itu antara lain motor Hodna Beat putih, Yamaha X Ride, Scoopy, HP Oppo A1k, HP Ever Cross, perlengkapan sabu.

Kedua pelaku dan barang bukti kini diamankan di Polsek Palu timur untuk proses selanjutnya dan akan dikenakan pasal 363 KHUAP dengan ancaman hukuman penjara selama 7 tahun.

Kapolres Palu AKBP Moch Sholehmembenarkan penangkapan oleh Tim Opsnal Polsek Palu Timur tersebut. (afd/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *