Indeks Literasi dan Inklusi Keuangan Sulteng 2019 Positif

Karyawati melayani warga yang membuat pengaduan masalah keuangan di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Perwakilan Sulteng di Palu, Senin (16/12/2019). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

PALU, beritapalu | Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) telah dirilis. Hasilnya, Sulawesi Tengah dinilai tumbuh positif, masing-masing 39,03 persen dan 84,5 persen.

Indeks yang dicapai Sulteng itu berada di atas angka indeks literasi dan inklusi keuangan nasional yang hanya sebesar 38,03 persen dan 76,2 persen.

“Alhamdulillah, capaian ini menunjukkan bahwa literasi dan inklusi keuangan di Sulteng semakain membaik, masyarakat semakin tahu tentang keuangan,” ujar Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulteng Gamal Abdul Kadir, Senin (16/12/2019).

Gamar mengatakan, capaian itu tidak lepas dari kerjasama stakeholder tak terkecuali para pelaku Industri Jasa Keuangan (IJK) yang ada di Sulteng. Juga karena kampanye yang masih dan terstruktur yang telah dilakukan.

Disebutkan, survei yang dilakukan itu mengambil sampel di Kota Palu, Donggala, dan Banggai dengan metode multi-stage stratified random sampling dengan pemetaan IJK yang mencakup sektor perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan, pegadaian, dan IJK lainnya.

“Ketiga daerah pengambilan sampel itu cukup representatif untuk mewakili Sulawesi Tengah secara keseluruhan,” kata Gamar. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here