Selain Rendang, BNPB Juga Bantu Korban Bencana Sigi Rp500 Juta

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo (kedua kiri) berjalan bersama Gubernur Sulteng Longki Djanggola (kedua kiri), Danrem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita (kanan), Bupati Sigi Irwan Lapata (tengah) di Kulawi, Sabtu (14/12/2109). (Foto: Humas Pemkab Sigi)

SIGI, beritapalu | Badan Nasioal Penanggulangan Bencana (BNPB) mebantu korban bencana di Kabupaten Sigi senilai Rp500 juta.

Bantuan itu diserahkan langsung Kepala BNPB) Letjen TNI Doni Monardo saat mengunjungi korban bencana di Dusus Pangana, Desa Bolapapu, kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (14/12/2019).

Bukan hanya itu, bantuan juga diberikan dalam bentuk paket makanan siap saji berupa rendang sebanyak 200 kilogram.

Di sela-sela kunjungan itu, Kepala BNPB Doni Monardo menyatakan duka mendalam dan keprihatinannya atas bencana yang terjadi di Kabupaten Sigi itu.

Ia mengatakan, kehadirannya di Kulawi untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan perhatian dari pemerintah, karena berdasarkan UU, keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi.

“Bencana adalah urusan kita semua. Oleh Karena itu perlu adanya kesadaran kolektif hal-hal yang berkaitan dengan alam. Baik itu sebuah peringatan dari badan meteorologi dan Geofisika yang dapat memberikan informasi kepada kita semua, kiranya sebagai masyarakat untuk bisa mencermatinya,” sebutnya.

Duka cita mendalam juga disampaikan gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola yang menyertai kunjungan Kepala BNPB tersebut.

“Selaku pemerintah provinsi, pemerintah akan terus hadir di tengah masyarakat untuk menjalankan tugas dan funginya. Hal ini tentunya menunjukkan bahwa masyarakat Kulawi khususnya yang terdampak banjir tidak sendiri menghadapi bencana yang terjadi,” sebut Longki.

Knjungan itu juga disertai Dandrem 132 Tadulako, LO BNPB Pusat, Irwasda Polda Sulteng, Bupati Sigi, Dandim 1306, Kapolres Sigi, para OPD terkait baik provinsi ataupun kabupaten, camat Kulawi dan kades Bolapapu. (wan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here