TIm SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu bersiap diberangkatkan ke lokasi terseretnya Bahtiar di Sungai Tibo, Sindue Tambosubara, Donggala. (Foto: Humas Basarnas Palu/Fatma)

DONGGALA, beritapalu | Karena hujan dan air sungai yang cukup deras, Bahtiar, warga Desa Tibo, Kecamata Sindue Tambusabora, Kabupaten Donggala terseret arus ketika hendak pulang ke rumahnya pada Senin (9/12/2019) sekitar pukul 11.00 Wita.

Kabar terseretnya Bahtiar itu diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu oleh Kepala Jaga Harian, Ricky Mallawan pada Rabu (11/12/2019) pukul 17.10 Wita.

Mendapat info darurat seperti itu, Basarnas Palu langsung memberangkatkan 1 Tim SAR yang terdiri dari empat orang ke lokasi kejadian.

“Dugaan sementara Korban terbawa arus sungai Tibo saat hendak pulang dari kebun, korban menyebrangi sungai dengan menggunakan perahu dikarenakan saat itu hujan turun sangat deras sehingga mengakibatkan korban terseret arus,” terang Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano.

Basrano menyebutkan, aparat dan Warga setempat telah melakukan pencarian sejak Senin lalu hingga diterimanya informasi itu Rabu hari ini, namun korban belum juga ditemukan.

“Pihak Basarnas sendiri baru menerima informasi tersebut dari salah satu anggota BPBD Kabupaten Donggala,” imbuh Basrano.

Tim SAR yang diberangkatkan menggunakan Rescue Car dan peralatan pendukung lainnya pada pukul 17.30 wita dengan perkiraan tiba di lokasi kejadian pada 19.30 wita malam ini. (afd/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *