Perlu Renegosiasi Konsesi Tambang Milik PT CPM

PALU, beritapalu | Anggota DPRD Kota Palu Muslimun memberikan opsi renegosiasi konsesi tambang milik PT Citra Palu Mineral mengingat luas lahan yang dikuasai tidak produktif.

Anggota DPRD Kota Palu, Muslimun. (Foto: Ala)

“Konsesi PT CPM dikuasai lebih dari 20 tahun, sejak tahun 1997, tetapi hanya menjadi lahan tidur, tidak produktif dari sisi kuantitas. Luas lahan penguasaan tidak seimbang dengan yang mampu mereka garap,” ujar Muslimun.

Menurut Muslimun, PT CPM beroperasi di wilayah Sulawesi Tengah dengan total luas area konsesi seluas 85.180 hektar.

Muslimun menguraikan bahwa PT CPM memiliki enam blok pertambangan dengan cadangan sumberdaya bijih sebesar 7,9 juta ton. Salah satu blok yang baru akan operasi tahun 2020 awal adalah tambang emas Poboya yang memiliki cadangan bijih sebesar 3,9 juta ton dengan usia tambang 8 tahun.

“Selama 20 tahun mereka menduduki lahan seluas itu tanpa kegiatan produktif. Saran kami, sebaiknya pemerintah pusat menciutkan lahan dan hanya fokus pada blok Poboya saja. Supaya, kita bisa ukur dan membuat potensi emas itu lebih kompetitif, tidak menopoli PT CPM,” tegasnya.

Muslim meminta agar proses penambangan dan pembangunan pabrik pengolahan saat ini, harus dipandang dalan konsep integrasi baru, antara hulu dan hilir.

“Kalau konsesinya hanya melekat di Kota Palu. Maka, ini memungkinkan wilayah pengawasan dampaknya bisa kita pantau dan ukur,” ujarnya. (ala/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here