Published On: Thu, Oct 31st, 2019

Protes Rencana Pembongkaran Jembatan Pamona dengan Mural

POSO, beritapalu | Sejumlah seniman yang menjadi bagian dari Aliansi Penjaga Danau Poso (APDP) membuat mural di atas jembatan kayu Yondo Pamona, Tentena, Kabupaten Poso, Rabu (30/10/2019).

Sejumlah seniman membuat mural di atas jembatan kayu Yondo Pamona, Tentena, Poso, Sulawesi Tengah, Rabu (30/10/2019). Aksi yang diinisiasi oleh warga adat yang tergabung dalam Aliansi Penjaga Danau Poso (APDP) itu adalah salah satu bentuk protes dan penolakan atas rencana pembongkaran jembatan yang dibangun pada 1920 dan menjadi ikon wisata sejarah di wilayah itu. bmzIMAGES/Basri Marzuki

Aksi itu adalah salah satu bentuk protes dan penolakan atas rencana pengerukan danau Poso dan pembongkaran jembatan kayu monumental yang telah dibangun sejak 1920-an itu.

Yombu Wuri, salah seorang anggota presidium APDP menegaskan, pihaknya tak akan pernah berhenti melakukan penolakan dan protes seperti itu, karena pembongkaran jembatan itu sama dengan membunuh nilai-nilai budaya di kalangan masyarakat Pamona.

Jembatan Yondo Pamona menurut Yombu Wuri dibangun atas nilai-nilai kearifan masyarakat setempat.

“Dulu saat dibangun, setiap desa memberi kontribusi bagi berdirinya jembatan ini. Kontribusi itu menjadi simbolisasi kebersamaan,” terangnya.

Rencana pengerukan dan pembongkaran jembatan itu akan dilakukan oleh PT Poso Energy setelah mendapat persetujuan dari pemerintah. Pengerukan itu dilakukan agar debit air dari Danau Poso untuk menggerakkan turbin PLTA Sulewana di tempat itu dapat lebih besar. (afd)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: