Home Sulawesi Tengah Donggala Pesepak Bola Bellmare Jepang Coaching Clinic di Huntara ACT Sumari, Sindue

Pesepak Bola Bellmare Jepang Coaching Clinic di Huntara ACT Sumari, Sindue

0
Pesepak Bola Bellmare Jepang Coaching Clinic di Huntara ACT Sumari, Sindue
Pesepak Bola Shonan Bellmare Jepang Go Shibuya (kiri) dan Ryo Kusakabe (kanan) bersama Kepala Cabang ACT Sulteng Nurmarjani Loulembah (kedua kiri) berpose dengan anak penyintas bencana sebelum melakukan coaching clinic di Desa Sumari, Sindue, Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (10/10/2019). Coaching clinic itu merupakan rangkaian dari program pemberian bantuan kemanusiaan klub sepak bola asal Jepang itu kepada korban bencana di Sulteng yang difasilitasi oleh Peace Winds Japan (PWJ) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia. (foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

DONGGALA, beritapalu | Dua pesepakbola asal Jepang mengadakan coaching clinic kepada anak-anak penyintas bencana di hunian sementara yang dibangun Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Desa Sumari, Sindue, Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (10/10/2019).

Pesepak Bola Shonan Bellmare Jepang Go Shibuya (kiri) dan Ryo Kusakabe (kanan) bersama Kepala Cabang ACT Sulteng Nurmarjani Loulembah (kedua kiri) berpose dengan anak penyintas bencana sebelum melakukan coaching clinic di Desa Sumari, Sindue, Donggala, Sulawesi Tengah, Kamis (10/10/2019). Coaching clinic itu merupakan rangkaian dari program pemberian bantuan kemanusiaan klub sepak bola asal Jepang itu kepada korban bencana di Sulteng yang difasilitasi oleh Peace Winds Japan (PWJ) dan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Indonesia. (foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Kedua pesepakbola itu adalah Go Shibuya dan Ryo Kusakabe. Keduanya bermain di clob Shonan Bellmare yang bermarkas di Kagawa, Jepang dan merupakan salah satu club yang berlaga di divisi utama liga sepakbola nasional Jepang.

Coaching clinic itu disambut antusias oleh anak-anak yang bermukim di Huntara tersebut, apalagi sebelum dimulai coaching clinic, mereka dibagikan bola dan jersey.

“Senang sekali,” ujar Abduh, salah seorang anak yang mengikuti kegiatan itu. Walau bajunya kedodoran lantaran terlalu besar, Abduh tetap dapat memusatkan perhatian saat kedua pesepakbola Jepang itu menunjukkan teknik-teknik bermain bola.

Program Coaching Clinic itu adalah program rutin kemanusiaan tahunan yang dilakukan Shanon Bellmare. Sebelumnya, sejumlah tempat di beberapa Negara lain juga dilakukan hal yang sama.

“Kami selalu mengadakan program seperti ini, terutama bagi mereka yang terdampak bencana. Kami sangat senang karena meskipun terdampak bencana, anak-anak disini terlihat masih tetap ceria,” ujar Ryo Kusakabe.

Ryo mengatakan, selain coaching clinic, club yang dibawa atas namanya juga memberikan bantuan bola, jersey, dan sejumlah alat tulis kepada anak-anak. Bantuan tersebut adalah hasil sumbangan dari para penggemar clubnya di Jepang.

Ia berharap, bantuan itu dapat menambah keteguhan dan kepercayaan diri para penyintas bencana, terutama anak-anak.

Sebelumnya juga dilakukan pertandingan eksebisi sepakbola mini melawan warga setempat di halaman huntara tersebut. Kepiawaian kedua pesepakbola asal Jepang itu mengundang decak kagum warga yang memadati lapangan mini tersebut.

Warga pun antusias mennton eksebisi itu hingga babak terakhir yang dimenangkan tim campuran pesepakbola asal Jepang dengan tim warga.

Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sulawesi Tengah Nurmarjani Loulembah mengatakan, rangkaian kehadiran dan kegiatan kedua pesepakbola asal Jepang itu sudah diagendakan sebelumnya.

“Kami bekerjasama dengan Peace Winds Japan (PWJ) dalam pembangunan huntara ini. Atas inisiasi PWJ itulah, kedua pesepakbola itu hadir di sini dan mengisi berbagai kegiatan. Ini adalah tindak lanjut dari kerjasama tersebut,” jelasnya.

ACT membangun 96 bilik huntara di Desa Sumari tersebut, lengkap dengan berbagai fasilitasnya yang terkonsep dalam hunian sementara terintegrasi. Bantuan huntara itu bukan akhir, karena menurut Nurmarjani akan ditindaklanjuti dengan program-program pemberdayaan ekonomi.

“Kita tahu, korban bencana ini tak hanya butuh hunian, tetapi juga menjaga kelangsungan hidupnya. Karena itu, ke depan kita akan coba usahakan memberi pembekalan dan pemberdayaan ekonomi,” sebutnya. (afd)

Leave a Reply

%d bloggers like this: