Published On: Sun, Oct 6th, 2019

HUT ke-74, Prajurit TNI Bebaskan Gubernur dari Sanderaan Teroris

PALU, beritapalu | Tim pasukan khusus penanggulangan terorisme TNI AD meluncur dari tower dengan seutas tali lalu menyusup ke markas teroris yang sedang menyandera Gubernur. Kontak tembak tak bisa dihindari, namun tim itu berhasil membebaskan sang Gubernur.

Salah satu unit pasukan TNI AD melakukan devile pada perayaan HUT ke-74 TNI di depan Batalyon 711 Raksatama, Jalan Emy Saelan Palu, Sulwesi tengah, Sabtu (5/10/2019). (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Saat dievakuasi keluar markas, segerombolan teroris menyergap. Sekali lagi terjadi kontak tembak dan sekali lagi pula tim khusus itu berhasil melumpuhkannya. Begitu proses evakuasi berhasil dilakukan, gelegar suara bom menghentak, markas teroris itu rata dengan tanah.

Demikian skenario yang didemonsttrasikan pada atraksi penanggulangan teroris oleh sejumlah prajurit TNI AD pada peringatan HUT ke-74 TNI di lapangan Batalyon Infanteri 711 Raksatama Palu, Sabtu (5/10/2019). Selain atraksi itu, atraksi lainnya adalah bela diri dan ketangkasan.

Tim pasukan khusus penanggulangan teroris TNI melakukan atrakasi pembebasan sandera pada perayaan HUT Ke-74 TNI di Batalyon 711 Raksatama, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/10/2019). Perayaan HUT ke-74 TNI kali ini bertema TNI Profesional Kebanggaan Rakyat. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Sebelumnya, dilaksanakan upacara peringatan HUT ke-74 TNI itu dipimpin Komandan Korem 132 Tadulako Kolonel Inf Agus Sasmita. Hadir pula Gubernur Sulteng Longki Djanggola, pimpinan angkatan TNI, Kapolda Sulteng, kepala-kepala lembaga pemerintahan dan non pemerintahan, lembaga pemuda, ormas, Legiun Veteran dan sejumlah tokoh masyarakat.

Pada upacara itu, Danrem 132 Tadulako membacakan amanat Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Prajurit TNI melakukan atraksi bela diri pada perayaan HUT Ke-74 TNI di Batalyon 711 Raksatama, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/10/2019). Perayaan HUT ke-74 TNI kali ini bertema TNI Profesional Kebanggaan Rakyat. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Dalam amanatnya antara lain disebutkan, perkembangan dunia telah menciptakan dimensi dan metode peperangan baru. Konsep peperangan menjadi tidak lagi terbatas dalam suatu batas teritorial tetapi juga masuk ke berbagai dimensi.

Perang siber yang disertai perang informasi, walaupun tidak menghancurkan, namun disebutkan sangat merusak bagi kehidupan bermasyarakat dan bernegara. Konsep ini menurutnya mengaburkan filosofi perang konvensional dengan menggeser dimensi waktu.

“Ditambah lagi potensi bencana alam yang dapat terjadi setiap saat.  Ancaman militer dan nir militer berubah dan TNI harus siap menghadapinya,” kata Panglima TNI dalam amanat itu.

Prajurit TNI melakukan atraksi bela diri dengan double stick pada perayaan HUT Ke-74 TNI di Batalyon 711 Raksatama, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/10/2019). Perayaan HUT ke-74 TNI kali ini bertema TNI Profesional Kebanggaan Rakyat. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

Panglima mengamanahkan kepada seluruh prajurit TNI agar dalam melaksanakan tugas pokoknya, harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya. Berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa.

Usai upacara dan atraksi, perayaan dilanjutkan dengan devile sejumlah pasukan TNI, Kepolisian, Satpol PP, Badan SAR Nasional, organisasi pemuda, dan juga pelajar yang disaksikan dengan antusias oleh warga di sepanjang Jalan Emy Saelan Palu. (afd)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: