Pendidikan Dini Pengendalian Sampah Plastik pada Anak di Lolu Utara

0
141

PALU, beritapalu | Seangle Indonesia Palu kembali memelopori upaya pendidikan dini pengendalian sampah plastik kepada anak-anak. Itu ditunjukkan dengan mengajak dan mengajarkan anak-anak memanfaatkan sampah plastik yang bertebaran di sekitarnya.

Sejumlah anak memasukkan sampah plastik ke dalam botol untuk dijadikan hiasan dan barang kerajinan di Kelurahan Lolu Utara, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (5/10/2019). Kegiatan yang diinisiasi Seangle Indonesia Palu itu dimaksudkan sebagai edukasi dini kepada anak-anak tentang ancaman, pengendalian, dan pemanfaatan sampah plastik. bmzIMAGES/Basri Marzuki

Seperti yang dilakukan di Kelurahan Lolu Utara, Seangle Indonesia Palu menjadwalkan bertemu dengan sejumlah anak untuk membuat hiasan dan kerajinan yang bahan dasarnya berupa sampah plastik. Sampah-sampah plastik itu dikumpulkan sedemikian rupa, dipilah, lalu dipotong-potong untuk kemudian dimasukkan ke dalam botol plastik.

Botol-botol plastik yang sudah terisi dibentuk dengan aneka model, mulai dari tempat duduk hingga barang kerajinan lain yang bisa dimanfaatkan kembali untuk berbagai keperluan.

“Anak-anak begitu antusias, karena cara ini dianggapnya bermain. Namun sesungguhnya ini adalah salah satu upaya untuk menanamkan pengetahuan kepada anak tentang plastik, kegunaan, ancaman, dan pengendalian,” ujar Reny Septiani, salah seorang aktivis Seangle Indonesia di Taman Bantaran Sungai, Sabtu (5/10/2019).

Menurutnya, tidak gampang mengubah perilaku masyarakat, terutama terkait dengan masalah sampah plastik yang telah “mendarahdaging” dengan perilaku sebagian warga. Anak-anak pun dipilih menjadi subyek karena usia seperti itu akan membekas hingga dewasa kelak.

“Ini pekerjaan jangka panjang, anak-anak inilah yang diharapkan sebagai pemicu kesadaran terhadap ancaman dan pengendalian sampah palstik,” sebutnya.

Upaya yang dilakukan oleh Seangle Indonesia Palu itu pun disambut positif oleh Lurah Lolu Utara, Nanda Andriani.

“Kita mengapresiasi positif langkah Seangle Indonesia Palu ini, karena dengan demikian membantu pemerintah dalam penanganan sampah, terutama plastik. Ini juga sejalan dengan program kami di Kelurahan Lolu Utara yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan,” jelas Nanda.

Bahkan apresiasi itu ditunjukkan dengan menyediakan tempat di Taman Bantaran Sungai dan menghadirinya langsung di setiap pertemuan kegiatan yang dijadwalkan setiap Sabtu sore.

“Kita berharap hal-hal positif seperti ini dapat ditularkan ke lebih banyak komunitas lainnya,” ujar Nanda yang pada peringatan 17 Agustus 2019 lalu mendapatkan penghargaan sebagai Lurah Teladan di Palu. (afd)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here