Minta Pemda Buat Skenario Antisipasi Kemarau Pasigala

0
150

PALU, beritapalu | Ketua Fraksi NasDem Ahmad Ali minta Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota se Sulawesi Tengah menyiapkan skenario antisipasi kemarau periode Mei-Oktober 2019 di Palu, Sigi dan Donggala (Pasigala), terutama pada titik pengungsian hunian sementara maupun hunian tetap.

Seorang penyintas bencana berada di dekat wadah berisi air bersih di Pegungsian Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Jumat (16/8/2019). Pengungsi di kawasan itu mengalami kesulitan air bersih karena selain makim minimnya suplai air dari relawan, juga karena tidak adanya biaya bahan bakar untuk menggerakkan mesin sumur air tanah di tempat itu. (Foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki)

“Potensi kemarau yang diprediksi BMKG yang sudah berlangsung dari Mei hingga Oktober nanti, harus ada kalkulasi khusus yang dilakukan Pemerintah daerah untuk mengantisipasi kekeringan dan kebutuhan air konsumsi warga,” ujar Ahmad Ali.

Menurut Ahmad Ali, potensi kekeringan yang besar ini, utamanya di Kabupaten Sigi, Palu dan Donggala. Beban pengungsi kata dia, akan makin besar bila tidak ada skenario antisipasi kekeringan ini.

“Pemerintah daerah harus memiliki alternatif distribusi air dan skenario pemenuhan kebutuhan air menghadapi masa kekeringan. Saya berharap ini betul-betul diperhatikan,” ujarnya.

Ahmad mengharapkan, potensi kekeringan ini akan berdampak pada penurunan nilai tukar petani bila tidak ada pengelolaan alternatif sumber-sumber air.

Hal itu penting kata dia, agar proses bisa dilewati oleh pengungsi dalam rangka mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

Ahmad khawatir, kemarau panjang ini akan berpotensi menimbulkan masalah baru bahkan bisa jadi bencana baru bila tidak ada skenario khusus dari pemerintah daerah mengantisipasi.

“Pemerintah daerah harus duduk bersama memikirkan ini. Mencari solusi mengatasi kekeringan, dan memenuhi kebutuhan konsumsi rumah tangga pengungsi,” papar Ahmad. (ala/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here