Soal Mobil Listrik, Ahmad Ali Minta Industrinya Dibangun di Sulteng

0
258

PALU, beritapalu | Ketua Fraksi NasDem Ahmad M. Ali meminta agar pembangunan industri mobil listrik dibangun di Sulawesi Tengah. Permintaan itu terkait ditekennya Perpres Mobil Listrik oleh Presiden Jokowi.

Mobil listrik DFSK Glory E3 dipamerkan dalam GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 di ICE BSD, Tangerang, Jumat (19/7/2019). Mobil dengan panjang 4385 mm dan lebar 1850 mm ini memiliki kemampuan jarak tempuh hingga 405 kilometer. (Liputan6.com/Fery Pradolo)mobil lstrik,ahmad ali,nasdem

 

“Sulawesi Tengah merupakan pemasok utama bahan baku Lithium, kita berharap bukan hanya pabrik baterai yang dibangun di sini, tetapi juga perakitan mobil listrik juga,” pinta Ahmad Ali, Senin (12/8/2019).

Menurut Ahmad Ali, Sulawesi Tengah memiliki posisi yang strategis, tidak hanya karena bahan baku bersumber dari Sulteng, tetapi juga karena Sulteng sudah punya dua lokasi Kawasan strategis yakni Kawasan Ekonomi Khusus Palu dan IMIP Morowali.

“Kita punya keunggulan dari segi komparatif, dan lebih unggul dari sisi penyediaan tenaga kerja,” ujarnya.

Migrasi pencari kerja ke Sulteng dalam satu dekade terakhir meningkat tajam karena dipicu oleh Kawasan Industri Morowali, KEK Palu, dan Kawasan Industri Gas Alam Cair di Kabupaten Banggai.

“Sulteng merupakan tujuan utama pencari kerja. Sulteng  memiliki letak kondusif untuk pasar kerja. Ini keunggulan yang baik bagi masa depan industri,” tukasnya.

Selain kata Ahmad, bila industri mobil listrik dipusatkan di Sulteng maka akan sinergis dengan rencana pemindahan ibu kota sebagai pasar masa depan kendaraan ramah lingkungan tersebut.

“Jika Industri mobil listrik dibangun di Sulteng, maka posisinya akan lebih mudah menjangkau ibu kota masa depan, dan kawasan timur Indonesia, dan naik ke atas langsung ke arah Utara Philipina,” ujarnya. (ala/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here